LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djarot minta Bamus Betawi fokus urus budaya dan tak berpolitik

Djarot mengharapkan dengan adanya perubahan perilaku maka rencana penghapusan bantuan sosial (Bansos) dapat dihindari

2016-09-07 17:30:00
Djarot Saiful Hidayat
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak memungkiri bila kegiatan Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi lebih ke arah politik. Untuk itu, dia meminta mereka untuk kembali pada tujuan asalnya sebagai induk organisasi kebudayaan masyarakat Betawi.

Menurut Djarot, Bamus Masyarakat Betawi dapat mengadakan kegiatan budaya di Setu Babakan sebagai tempat yang menyimbolkan kebudayaan Betawi.

"Makanya tetap kalau Bamus mau adakan acara di Setu Babakan saja. Bamus kan namanya kebudayaan Betawi, tidak ada unsur politis," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/9).

Mantan Wali Kota Blitar itu mencontohkan kegiatan Lebaran Betawi yang diselenggarakan pada Agustus 2016 lalu. Dia sebagai perwakilan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak menyangka acara budaya Betawi disisipi unsur politik.

"Awalnya bagus, tapi ternyata tidak benar. Aku ada di situ. Ya waktu itu gimana, jangan bawa masalah politik praktis. Kalau enggak suka sama orang, gampang, kalau waktu Pilgub jangan dipilih," jelas Djarot.

Politisi PDI Perjuangan ini mengharapkan dengan adanya perubahan perilaku maka rencana penghapusan bantuan sosial (Bansos) dapat dihindari. Selama mereka bisa menjalankan organisasi sesuai peruntukannya.

"Tergantung penggunaan manfaat. Kalau untuk pelestarian budaya Betawi betul, bagaimana nilai-nilai kearifan di masyarakat Betawi tumbuh dengan baik, itu harus kita dukung, tetapi kalau untuk kepentingan politik ya bikin partai politik saja," tutup Djarot.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menghentikan dana hibah untuk Bamus Betawi. Ahok menilai, organisasi itu sudah mengandung unsur politik karena menyebarkan pemahaman bahwa gubernur Jakarta harus putra Betawi melalui Lebaran Betawi.

Baca juga:
Ikut berpolitik, hibah Rp 4 M Bamus Betawi terancam disetop Ahok
Dituding berpolitik, Bamus Betawi anggap Ahok salah paham
Saefullah sebut tak mudah hapus bantuan dana ke Bamus Betawi
Ketar-ketir Ahok Bamus Betawi dijadikan kampanye hitam lawan politik

Advertisement



(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.