Djarot klaim tak ada lagi pungli di DKI Jakarta
"Saya bertanya pada warga dan jawabannya jangankan pungli, kita suap kita kasih pun gak mau dia, kami kasih gak diterima," ujar Djarot.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak pernah lagi mendapatkan pengaduan adanya pungutan liar (pungli) dalam administrasi pelayanan publik.
"Apakah masih ada pungli? Alhamdulillah sudah bersih dan mereka (petugas) sudah tidak mau," kata Djarot di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Minggu (12/2).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku sudah bertanya langsung kepada warga dan bahkan warga tersebut yang ingin suka rela memberi uang sebagai tanda terima kasih namun ditolak oleh petugas.
"Saya bertanya pada warga dan jawabannya jangankan pungli, kita suap kita kasih pun gak mau dia, kami kasih gak diterima," ujar Djarot.
Djarot mengungkapkan kebanggaannya kepada seluruh jajaran pemerintahan di Ibu Kota. Menurutnya, saat ini kinerja semua pihak sudah semakin baik.
"Ini yang saya banggakan. Sekarang udah baik. Saya sampaikan terima kasih untuk lurah, camat, Suku Dinas dan saya betul-betul terenyuh," terang Djarot.
Djarot mengimbau agar warga juga tidak mengiming-imingi petugas dengan uang. "Saya bilang pada warga jangan karena anda juga jangan mmberi contoh ketika urusan selesai sampaikan saja terimakasih dengan senyum manis, jadi jangan coba-coba. Itu artinya revolusi mental sudah berhasil," tandas Djarot.
Baca juga:
Loloskan warga tanpa KTP, 3 oknum Satpol PP Jembrana terjaring OTT
Garis polisi di Dinas Penanaman Modal Bandung dicopot
Ini alasan polisi gandeng KPK telusuri pungli Dinas Penanaman Modal
Polisi dan KPK kembali geledah Kantor Dinas Penanaman Modal Bandung
Berantas pungli di Jakarta, Sumarsono bentuk tim Saber Pungli