Djarot beri kesempatan Illigal buka meski BNN temukan narkoba
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan tidak bisa menutup langsung diskotek Illigals. Ini dikarenakan Badan Narkotika Nasional (BNN) baru sekali menemukan adanya narkoba di tempat hiburan malam.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan tidak bisa menutup langsung diskotek Illigals. Ini dikarenakan Badan Narkotika Nasional (BNN) baru sekali menemukan adanya narkoba di tempat hiburan malam.
Djarot mengatakan, pihaknya sudah mendeklarasikan perang terhadap narkotika. Sehingga, dia memastikan, akan tetap menutup tempat hiburan malam tertangkap tangan menjadi lokasi tersebut penjualan atau pengguna barang haram itu.
"Narkoba saya sudah bilang satu butir saja ketemu akan ditutup dan dia tidak boleh menggunakan tempat itu untuk kegiatan hiburan malam. Harus ganti," kata Djarot di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/5).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku tidak bisa memenuhi permintaan Ketua BNN Budi Waseso mengharapkan diskotek Illigals ditutup. Sebab, dia telah memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk memberikan teguran keras.
"Kita sudah perang melawan narkoba, saya minta sudah pada dinas parbud kasih teguran sekeras-kerasnya. Ketemu satu lagi, langsung kita tutup dan dia tidak boleh lagi itu digunakan untuk hiburan malam. Itu udah tegas kalau kita," tegasnya.
Djarot mengungkapkan, perlawanan terhadap barang haram ini bertujuan untuk menyelamatkan generasi bangsa. Sehingga dia memerintahkan kepada jajarannya untuk melakukan pengawasan dan penertiban, terutama jelang bulan Ramadan.
"Jadi jangan main-main dengan masalah seperti ini. Apalagi sebentar lagi kita memasuki bulan suci ramadan, kita operasi terus," terangnya.
Baca juga:
Pemprov DKI larang tempat dugem sampai panti pijat buka saat Ramadan
Diskotek dan griya pijat di Jakarta wajib tutup selama Ramadan
Sandiaga pastikan akan tutup hiburan malam di Hotel Alexis
Budi Waseso kecewa Pemprov DKI tak tutup diskotek Illigals
Djarot bakal undang pengusaha hiburan sebelum bulan Ramadhan