Djarot ajak metro mini 69 gabung dengan PT Transjakarta
Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, dengan adanya integrasi, metro mini 69 bisa menjadi feeder transjakarta di Koridor 13 (rute Kapten Tendean-Ciledug). Sehingga mempermudah warga pindah ke transportasi publik yang aman dan nyaman.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah berupaya menciptakan sistem transportasi umum yang aman dan aman. Salah satu caranya adalah dengan menggabungkan semua manajemen terintegrasi di bawah naungan PT Transportasi Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyarankan operator metro mini 69 untuk bergabung PT Transjakarta. Sebab metromini di sekitar trayek Koridor 13 Ciledug-Tendean itu dapat diremajakan.
"Bisa diberikan tawaran supaya mereka bergabung dengan misalnya terintegrasi dan bisa menjadi feeder bus untuk Transjakarta koridor 13. Terutama yang masuk ke dalam-dalam gang kecil," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/8).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, dengan adanya integrasi, metro mini 69 bisa menjadi feeder transjakarta di Koridor 13 (rute Kapten Tendean-Ciledug). Sehingga mempermudah warga pindah ke transportasi publik yang aman dan nyaman.
"Jadi begini, bagaimanapun juga transportasi ke depan di Jakarta harus berintegrasi. Semakin aman dan cepat, maka kita akan dorong warga menggunakan transportasi publik yang baik," tutup Djarot.
Baca juga:
Gratis sepanjang hari, KRL disesaki warga ingin jalan-jalan
Ratusan angkot di Bekasi malas uji KIR
Skytrain Bandara Soekarno-Hatta tak dikenakan biaya alias gratis
17 Agustus 2017, KCJ gratiskan layanan KRL
Menhub Budi usai uji coba skytrain Bandara Soekarno-Hatta: Perfect!