LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djan Faridz: Biar Haji Lulung yang akan memutuskan wakilnya

Djan Faridz sendiri mendukung penuh Lulung menghadapi Ahok dalam Pilgub DKI 2017.

2016-03-10 12:22:47
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Ketua Umum PPP hasil muktamar Jakarta, Djan Faridz mengatakan, hingga kini PPP masih belum memutuskan pendamping Abraham Lunggana alias Haji Lulung sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. Djan menyerahkan sepenuhnya kepada Lulung soal wakil yang akan mendampinginya.

"Belum kita lihat nanti. Biar Haji Lulung yang akan memutuskan wakilnya," ujar Djan Faridz di gedung KPK, Kamis (10/3).

Kendati belum menemukan bakal calon wakil gubernur untuk dampingi Lulung, Djan mengharapkan bakal calon Wagub nanti berasal dari partai politik. "Kalau bisa yang berpartai lebih enak," tukasnya.

Dia juga tidak menutup kemungkinan jika seandainya Ahok dan Lulung bergabung jadi pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta 2017. "Bisa saja. Ini kan belum pasti tapi siapa tahu nanti ujung-ujungnya gabung? Politik kan dinamis tinggal kita lihat kekuatan dan kelemahan mereka," jelasnya.

Kedatangan Djan Faridz sendiri ke Gedung KPK guna meminta izin untuk menjenguk ketua umum PPP Muktamar Bandung, Suryadharma Ali yang tengah sakit. sebagai ketua umum PPP, Djan memberikan sinyal mengusung Abraham Lunggana alias Haji Lulung untuk bertarung melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Boleh, itu lebih bagus lagi itu kan bentuk dukungan untuk dapat suara," ujar Djan Faridz di Gedung KPK, Kamis (10/3).

Baca juga:
Setengah hati tinggalkan Megawati
Basuki dan detik-detik Proklamasi
Malam pendesakan di Pantai Mutiara
Djan Faridz usung Lulung lawan Ahok di Pilgub DKI
Fadli Zon sebut penuding Ahok deparpolisasi tak paham demokrasi
Ahok pasrah jika KTP dukungan tak rampung diverifikasi temanAhok
Di hadapan Mega, Risma putuskan tak maju Pilgub DKI Jakarta
Maju independen, Ahok harus serahkan dukungan KTP awal Agustus
Ahok janji nasib Heru tak seperti Sarwo Handayani, hanya kena 'PHP'
Soal deparpolisasi, Ahok salahkan parpol yang bikin UU

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.