Diusir dari Monas, PKL duduki taman Tugu Tani
Satpol PP seolah tak bisa berbuat apa-apa dikarenakan jumlah pedagang sangat banyak.
Pedagang kaki lima (PKL) di ibu kota memanfaatkan malam takbiran untuk mengais rezeki. Diusir dari kawasan silang Monas, PKL justru terlihat menjamur dan menduduki taman-taman di Jakarta. Salah satu di taman Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Pantauan merdeka.com, puluhan PKL terlihat menjajakan dagangannya di sepanjang taman Tugu Tani di depan Hotel Aryaduta. Kehadiran para PKL ini pun memancing warga untuk datang membeli.
Padahal, sejumlah personel Satpol PP terlihat berjaga di sepanjang taman tersebut. Namun, petugas itu seolah tak bisa berbuat apa-apa dikarenakan jumlah pedagang sangat banyak.
Salah seorang pedagang minuman, Heni (31) mengaku terpaksa berjualan di taman Tugu Tani karena lapak yang biasa digunakan sepi pengunjung. Setiap hari Heni biasa berjualan di sekitar Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Biasa berjualan di Pasar Tanah Abang. Disana sepi, jadi pindah ke sini saja yang ramai," kata Heni saat ditemui di lokasi, Selasa (5/7).
Kondisi lalu lintas di sekitar Tugu Tani cukup ramai saat malam takbiran. Banyak warga lalu lalang menikmati suasana malam takbiran di sekitar kawasan tersebut.
Perempuan yang tinggal di kawasan Kwitang ini berharap bisa meraup banyak uang dengan berjualan di taman Tugu Tani. Heni mengaku akan tetap berjualan meski nantinya ditegur petugas di lapangan. "Ya setahun sekali puasa juga, masa diusir," ucap Heni.
(mdk/noe)