Ditemukan racun sianida di tubuh Mirna, kafe di DKI akan dirazia
Sudin Pariwisata akan menggandeng BPOM dan Sudin Kesehatan untuk melakukan pengecekan makanan dan minuman.
Wayan Mirna Salimin atau Mirna (27) tewas usai minum kopi Es Vietnamens di Restoran Olivier di West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1). Diduga, kopi yang dikonsumsi sudah bercampur dengan korosif alias zat racun sianida.
Menanggapi kasus ini, Kasudin Pariwisata Jakarta Pusat, Eka Nur akan menggandeng BPOM dan Sudin Kesehatan untuk melakukan pengecekan makanan dan minuman di sejumlah restoran dan kafe yang ada di Jakarta Pusat.
"Kalau kita memang hanya pengawasan izin saja, namun dengan adanya kasus tersebut kita akan segera lakukan koordinasi untuk sidak," ujar Eka saat dihubungi, Senin (11/1).
Kata Eka, Sudin Pariwisata bersama BPOM dan Dinas Kesehatan akan meninjau proses penyajian makanan di sejumlah restoran, kafe dan tempat makan cepat saja. Mulai dari pembuatan hingga makanan sampai ke tangan konsumen.
Jika ditemukan kesalahan dan pelayanan di bawah standar, lanjutnya, pihak terkait tidak akan segan memberikan sanksi ringan hingga berat ke resto atau cafe yang bersangkutan.
"Tentunya kita tidak mau lagi ada kejadian serupa, segera secepatnya kita lakukan pengawasan ke sana," tegasnya saat dikonfirmasi.
Baca juga:
Prarekonstruksi, 2 teman Mirna dihadirkan di Restoran Olivier
Dua pegawai Olivier Cafe peragakan adegan sesaat sebelum Mirna tewas
Usai menyeruput kopi, Mirna ucapkan It's awful, it's so bad
Usai pra-rekonstruksi Mirna, Puslabfor Polri datangi Olivier Cafe
Penjelasan Hani soal detik-detik kematian Mirna di pra-rekonstruksi
Selain ikut pra-rekonstruksi, Jesica rekan Mirna diperiksa polisi