Dishub DKI Modifikasi 12 Bus Sekolah untuk Bawa Pasien Covid-19 ke Tempat Isolasi
Ali juga menyebutkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan seluruh Puskesmas di Jakarta untuk mengoperasionalkan bus sekolah sebagai transportasi pasien Covid-19.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memodifikasi 12 unit bus sekolah sebagai transportasi bagi pasien Covid-19 menuju tempat isolasi. Bus tersebut mulai beroperasional untuk mengantar pasien sejak 6 Januari 2022.
"Masih 12 armada yang sudah dimodifikasi untuk evakuasi," kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho, Rabu (2/2).
Modifikasi yang dilakukan Dinas Perhubungan yaitu memberikan partisi antara kabin sopir dengan kabin penumpang.
Untuk sementara ini, Ali mengatakan belum ada penambahan modifikasi bus sekolah. Namun, jika permintaan semakin tinggi jumlah bus yang akan dimodifikasi akan ditambah.
Ali juga menyebutkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan seluruh Puskesmas di Jakarta untuk mengoperasionalkan bus sekolah sebagai transportasi pasien Covid-19.
"Kita bergerak sesuai permintaan dari Puskesmas," pungkasnya.
Sementara itu, data Dinas Kesehatan terkait penambahan jumlah kasus positif Covid-19 pada 1 Februari sebanyak 6.391 kasus dengan rincian 454 pelaku perjalanan luar negeri dan 5.937 non pelaku perjalanan luar negeri.
Dinkes DkI Jakarta juga mencatat bahwa masih ada 36.882 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang menjalankan isolasi atau perawatan.
Baca juga:
Pasar Pramuka Kembali Ramai di Tengah Melonjaknya Kasus Covid-19
Satgas: Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Kini Lebih Tinggi dari Gelombang Pertama
Dinas Pendidikan Jakarta Tegaskan Sekolah Bukan Klaster Penularan Covid-19
Update Kasus Covid-19 Nasional Per 2 Februari 2022
Terpapar Covid-19 Lagi, Haykal Kamil Ungkap Kondisi dan Gejala yang Dialaminya
Gibran: PTM di Solo Lanjut Terus Kecuali Sudah Ada Klaster Covid-19 Sekolah