Dikritik Gerindra, Kepala Dinas PU DKI cuek
Manggas membantah jika ia tidak bekerja secara maksimal.
Kepala Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum (PU) Manggas Rudi Siahaan membantah jika penyerapan anggaran 2013 dinilai rendah. Pihaknya mengklaim jika penyerapan anggaran telah mencapai di atas 10 persen.
"Penyerapan sudah di atas 12 persen, hampir sama dengan SKPD lainnya," kata Manggas saat dihubungi, Jakarta, Selasa (18/6).
Kemudian, Manggas juga menampik jika pihaknya dianggap tidak bekerja secara maksimal. Khususnya persoalan banjir Pademangan. Menurut Manggas, pompa air di Ancol yang mati telah diganti oleh Dinas PU.
"Pompa Ancol 3 buah masih kewenangan Kementerian PU, sekarang 1 pompa sedang diganti pompa baru. Dinas PU dan Sudin PU tata air Jakut bantu perbaikan 2 dinamo pompa yang rusak dan membantu pompa emergensi," jelas Manggas.
Posisi Manggas kini tengah digoyang Partai Gerindra. Adalah Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Muhammad Sanusi yang paling bersuara lantang.
"Sampai saat ini penyerapan anggaran 2013 di bawah 5 persen, anggaran swakelola besar Rp 300 milyaran dan ditambah APBD yang besar sekali. Sehingga potensial dan rawan terjadi korupsi," jelas Sanusi kemarin.
Menurut Anggota Komisi D ini, Jokowi harus secepatnya mengganti Manggas sebagai Kepala Dinas PU. Dia berdalih jika Manggas tidak kapabel menjalankan tugas-tugas di Dinas PU. Banyak jalan-jalan yang rusak, penyerapan anggaran rendah dan track record yang kurang baik.
"Jangan ditahan-tahan. Karena citra Jokowi - Ahok dipertaruhkan dan akan menjadi korban. Posisi Dinas PU merupakan wilayah strategis dan harus diisi oleh orang yang kapabel," tandasnya.(mdk/has)