Diduga provokator bentrok, 22 Warga Kampung Pulo ditangkap polisi
Mereka juga diduga kuat membakar alat berat yang digunakan petugas untuk menggusur rumah warga.
Bentrok antara warga Kampung Pulo, Jakarta Timur yang menolak penggusuran dengan Satpol PP dan polisi sudah mereda. Sebanyak 22 warga yang rata-rata remaja, diciduk karena diduga sebagai provokator.
"Mereka kita amankan. Diduga provokator. Kita bawa mereka ke Polsek Jatinegara untuk diperiksa keterlibatan mereka," terang seorang petugas Jatanras Polda Metro Jaya yang tak menyebutkan namanya, Kamis (20/8).
Lanjut dia, petugas mengamankan mereka dari tengah rumah warga. Mereka juga diduga kuat membakar alat berat yang digunakan petugas untuk menggusur rumah warga.
Pantauan merdeka.com, ketika diamankan, petugas menyuruh 22 warga ini untuk membuka baju dan beriringan masuk ke 3 unit mobil Jatanras Polda Metro Jaya.
"Baris, buka baju, ayo masuk," teriak seorang petugas.
Baca juga:
Sekda DKI dan Kapolda tegaskan hunian Kampung Pulo harus ditertibkan
Aksi sengit warga Kampung Pulo bentrok dengan Satpol PP
Warga semakin beringas, personel tentara ditambah di Kampung Pulo
Bentrok Kampung Pulo, beberapa orang terluka dibawa ke ambulans
Polda Metro tambah 500 personel buat atasi bentrok di Kampung Pulo
Bentrok di Kampung Pulo, 5 warga diduga provokator diamankan petugas
Bentrok dengan Satpol PP, warga Kampung Pulo bakar alat berat