Ada prostitusi di Kalibata City, Ahok akan panggil pengelola
Ahok bakal memanggil pihak pengelola Kalibata City untuk mendapatkan informasi lebih rinci.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memanggil pengelola Kalibata City. Pemanggilan ini terkait adanya dugaan praktik prostitusi di apartemen tersebut. Padahal warga Jakarta baru saja dihebohkan dengan adanya praktik tersebut di tempat kos.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berterima kasih kepada Polda Metro Jaya yang telah mengungkap praktik prostitusi di salah satu apartemen di Jakarta. Oleh sebab itu, Ahok menegaskan bakal memanggil pihak pengelola Kalibata City untuk mendapatkan informasi lebih rinci.
"Ya kami terima kasih kepada Polda yang telah membantu terutama penjualan-penjualan diri melalui Sosmed. Kami akan panggil pengelola Kalibata City. Harusnya pengelola bisa batasin kan orang seperti apa (yang tinggal)," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/4).
Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, masyarakat dapat melakukan pengawasan dan melaporkan jika menemukan praktik serupa. Namun, ini hanya dapat ditindaklanjuti melalui RT dan RW.
"Sebetulnya RT dan RW nya harus aktif laporin. Tapi kalau kami menduga-duga orang prostitusi juga susah. Misal kamu curiga tetangga kamu prostitusi, kamu bisa nangkep gak? Itu satu persoalan," tutup Ahok.
Baca juga:
Wagub Djarot ngaku sulit data penghuni apartemen akibat eksklusif
Ada prostitusi di Kalibata City, Ahok akan panggil pengelola
5 Fakta mencengangkan pelacuran ABG di Kalibata
Ditangkap polisi, 'angel' primadona Kalibata dijenguk tunangannya