Dianggap mampu urai kemacetan, polisi usul ganjil genap dilanjutkan
Kepolisian mengusulkan beberapa masukan agar sistem itu semakin baik. Namun, hal itu tergantung pada keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan telah coba dikomunikasikan ke Dinas Perhubungan.
Perluasan sistem ganjil genap dalam rangka Asian Games akan berakhir pada 2 September mendatang. Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berharap kebijakan itu bisa dilanjutkan karena hasilnya selama beberapa hari ini bisa mengurai kemacetan lalu lintas.
"Di Peraturan Gubernur kan sampai 2 September. Nanti (kita ingin) berlanjut terus," kata Kasubdit Hakim Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dihubungi, Rabu (29/8).
Namun, hal itu tergantung pada keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan telah coba dikomunikasikan ke Dinas Perhubungan.
"Ada perubahan yang cukup bagus. Misalnya, kecepatan kendaraan mengalami peningkatan. Kecepatan meningkat 44,5 persen. Volume (kendaraan) ada penurunan, tapi di jalan alternatif ada peningkatan namun tidak signifikan hanya 2,9 persen," ujarnya.
Meski demikian, Kepolisian mengusulkan beberapa masukan agar sistem itu semakin baik.
"Cuma waktunya kita mengusulkan kalau bisa jangan fullday, hari Senin sampai hari Jumat. Sabtu, Minggu hari libur nasional kalau bisa ditiadakan. Cuma waktunya dibagi dua, pagi jam 06.00 hingga 10.00 WIB. Sore 16.00 hingga 21.00 WIB. Ada yang mengusulkan juga hari Senin sampai Jumat tapi waktunya 06.00 hingga 20.00 WIB. Ada juga yang mengusulkan full day hari Senin sampai hari Minggu, tapi waktunya ada dua segmen pagi 06.00 hingga 10.00 WIB, sore 16.00 hingga 21.00 WIB," bebernya.
"Tapi tergantung gubernur nanti mau acc atau tidak," harap dia.
Baca juga:
Selama 27 hari, 21.840 kendaraan kena tilang perluasan ganjil genap
Sistem ganjil genap di akhir pekan selama Asian Games dievaluasi
Aturan ganjil-genap digugat ke MA
Polisi klaim sistem ganjil genap kurangi korban lalu lintas
Ganjil genap, mobil dinas staf Setmil Presiden kedapatan punya 3 pelat nomor
Pelanggaran ganjil genap sepekan: 3.421 SIM dan 3.295 STNK disita
Selama sistem ganjil genap diterapkan, penumpang Transjakarta bertambah