Demo memanas, driver GO-JEK lempari kantor dengan botol air mineral
Demo memanas, driver GO-JEK lempari kantor dengan botol air mineral. "Tenang-tenang, jangan lempar-lemparan dong. Katanya mau aksi damai," ucap Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Tubagus Ade Hidayat menenangkan para pengendara GO-JEK.
Aksi demonstrasi ratusan pengemudi GO-JEK di depan Kantor GO-JEK, Jalan Kemang, Jakarta Selatan terus berlangsung. Mereka terus berorasi di depan Kantor GO-JEK agar aturan performa dihapuskan oleh pihak manajemen GO-JEK.
Meski damai, aksi mulai sedikit memanas. Sebabnya, pihak manajemen belum juga turun menemui para pengendara GO-JEK.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Tubagus Ade Hidayat, yang mengawasi langsung demo tersebut meminta pengendara GO-JEK tidak bersikap anarkis. Dia berharap pengendara bisa berdialog dengan damai.
"Saya menginginkan 5 atau 10 orang perwakilan untuk berdialog," kata Tubagus di lokasi, Senin (3/10).
Namun, permintaan itu tidak digubris para pengendara GO-JEK. Mereka meminta manajemen GO-JEK turun dan berdialog langsung.
"Sekarang maunya apa? Oke rekan-rekan saya minta tenang dulu, saya akan koordinasikan lagi," ujar Tubagus.
Tak sabar menunggu pihak manajemen turun dan melangsungkan dialog, pengendara GO-JEK mulai terpantik emosi. Mereka mulai melempari Kantor GO-JEK dengan botol air mineral.
"Tenang-tenang, jangan lempar-lemparan dong. Katanya mau aksi damai," ucap Tubagus menenangkan para pengendara GO-JEK.
Puluhan polisi terus mengawal ketat aksi para pengendara GO-JEK. Petugas terus berjaga dan membentengi pergerakan para pengendara GO-JEK.
Baca juga:
Aksi long march pengemudi Go-Jek lumpuhkan jalanan Kemang
Tolak aturan performa, pengemudi GO-JEK bawa bendera kuning
Hapus performa, tuntutan ratusan pengendara GO-JEK
Ratusan driver GO-JEK demo: Kita ini kayak sapi perah saja!
Presentase performa diturunkan, ratusan driver demo kantor GO-JEK
Driver Go-Jek di Yogya mogok beroperasi, pelanggan mengeluh
Bos Northstar: Saham kami di Go-Jek semakin berkurang