LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Demi uang Rp 10 juta, Kelik bacok selingkuhan istri Witoyo

Meski tak yakin pria yang dibacoknya selingkuhan sang istri, dengan penuh emosi Witoyo tetap meminta Kelik membacoknya.

2014-02-01 16:27:28
Pembunuhan
Advertisement

Kelik, pria berusia 34 tahun yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang bangunan ini harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah membacok Septiawan (22) di gang Bedeng, Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (31/1) malam. Kelik diminta oleh Witoyo (34), suami dari sepupunya inisial M untuk menghabisi seorang pria yang diduga mempunyai hubungan gelap dengan istrinya tersebut.

Ironisnya, Septiawan, pemuda yang dibacok oleh Kelik hingga tewas tersebut bukanlah pasangan selingkuh dari M. Kapolsek Tebet I Ketut Sudharma menuturkan awalnya Witoyo dan M, pasangan yang sudah berumah tangga selama 10 tahun tersebut terlibat adu mulut.

"Si suami ketahuan berselingkuh. Di saat itu juga istrinya M juga ngaku pernah tidur dengan seorang pria sekitar 2 tahun lalu," ujar Ketut di Mapolres Jakarta Selatan, Sabtu (1/2).

Naik pitam, sudah pasti. Witoyo pun langsung menanyakan wujud pria idaman lain yang telah tidur satu ranjang dengan istrinya. Witoyo mencari sosok pria itu mulai dari akun jejaring sosial Facebook hingga kepada rekan-rekan si istri.

Witoyo pun berhasil mengantongi ciri-ciri pasangan selingkuhan istrinya tersebut, yakni berjenggot, badan kurus, tinggi, kulit putih, rambut pendek lurus. Alhasil, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai kurir itu langsung menghubungi Kelik, sepupu dari istrinya untuk meminta bantuan menghabisi targetnya dengan imbalan Rp 10 juta.

"Katanya saya mau dikasih Rp. 10 juta, tapi kalau enggak dikasih enggak apa-apa kalau dikasih ya sudah saya ambil," ujar Kelik kepada merdeka.com sambil tertunduk.

Dengan tertunduk malu, Witoyo menuturkan rencananya uang imbalan jatah Kelik akan disediakannya dengan mengambil uang kedua orang tuanya. "Rencananya saya mau ambil uang orang tua," ucap Witoyo.

Akhirnya, baik Kelik dan Witoyo beredar untuk mencari lokasi sasarannya hingga akhirnya tiba di jalan Saharjo, Jakarta Selatan dekat sebuah mini market, keduanya melihat seorang pemuda yang menyerupai dengan ciri-ciri yang mereka kantongi.

"Saya tanya istri saya buat memastikan ciri-ciri itu orang. Setelah dirasa yakin, Kelik langsung membututi pria itu kalau saya pantau dari jauh," papar Witoyo.

Terungkapnya salah sasaran terhadap target terungkap saat pemeriksaan istri pelaku W oleh penyidik.

"Setelah kedua suami istri diperiksa di Polsek dan ditunjukkan foto korban yang sudah dibacok barulah ketahuan kalau pelaku salah sasaran," sambung Ketut.

Rupanya, lanjut Ketut, pelaku W melihat wajah korban dari sudut pandang samping. "Pelaku W liat korban itu dari samping. Dia juga sebetulnya enggak terlalu yakin. Tapi karena sudah emosi ya sudah langsung di eksekusi," pungkasnya.(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.