Demi pelayanan optimal, Ahok rampingkan struktur PNS DKI
Ahok menilai susunan struktur PNS DKI terlalu gemuk.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melantik 6.511 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di semua tingkat jabatan, hari ini. Mereka yang dilantik merupakan gabungan dari peserta yang lolos seleksi penerimaan CPNS November 2014 dan hasil dari perombakan dan perampingan struktur PNS di berbagai pos jabatan.
Dalam pidato, Ahok mengatakan Pemprov DKI melakukan pemangkasan jabatan karena selama ini struktur PNS dirasa terlalu gemuk. Ahok menegaskan, dirinya menginginkan pelayanan yang prima kepada masyarakat menjadi prioritas ketimbang jumlah struktur yang gemuk.
"Kita juga melakukan pemangkasan dari 8 ribuan menjadi 6.500-an. Jadi ada 1500 jabatan struktural yang kita pangkas, karena intinya bukan jabatan struktural tapi yang penting fungsinya untuk melayani masyarakat," kata Ahok di halaman Tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat, (2/1).
Ia melanjutkan, sejumlah struktur yang ada selama ini sangat tidak fungsional seperti wakil lurah dan kepala seksi.
"Karena ada beberapa posisi kayak kepala seksi, wakil lurah. Mau ngapain wakil lurah, kita enggak mau terlalu banyak jabatan struktural, orang Jakarta yang penting pelayanannya itu," pungkasnya.
Baca juga:
Ahok lantik ribuan PNS DKI di lapangan Monas
Warga tak serius merenung, Ahok lempar lilin elektrik
Ahok ajak warga Jakarta berdoa bersama di malam tahun baru
Turut berduka dalam bencana, Ahok ogah berlama-lama di JNF
Rayakan tahun baru di Bundaran HI, Ahok minta warga prihatin
Ahok jalan kaki Bundaran HI-Monas rayakan malam tahun baru