LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Demi Jakarta bebas polusi, Jenderal polisi ini ajak warga ibu kota gowes

"Siapa yang memulai kalau bukan kami. Kapan lagi kalau bukan sekarang. Ini sampah yang tidak terlihat. Udara (bersih) ini jarang kita lihat di Jakarta. Kita coba lihat di Batam, Ambon dan lain-lain itu udara biru semua," ujarnya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Rabu (1/8).

2018-08-01 22:03:00
pencemaran lingkungan
Advertisement

Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, diketahui gemar bersepeda. Bahkan saat menjalankan tugas memantau kondisi lalu lintas, beberapa kali Royke terlihat menggowes sepedanya.

Royke mengajak masyarakat khususnya warga Jakarta mau menggowes sepeda. Apalagi kondisi sejumlah jalanan di Jakarta diterapkan sistem ganjil genap. Menurutnya, bersepeda dapat mengurangi polisi udara di Ibu Kota yang kian memprihatinkan.

"Siapa yang memulai kalau bukan kami. Kapan lagi kalau bukan sekarang. Ini sampah yang tidak terlihat. Udara (bersih) ini jarang kita lihat di Jakarta. Kita coba lihat di Batam, Ambon dan lain-lain itu udara biru semua," ujarnya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Rabu (1/8).

Advertisement

"Kan saya sudah ngasih contoh naik sepeda. Saya imbau pekerja ke kantor pakai sepeda," sambungnya.

Dia bercerita, salah satu daerah yang penduduknya masih gemar bersepeda ada di Purwakarta. Harusnya, kata dia, Jakarta juga bisa mencontoh.

"Saya berterimakasih Buputi Purwakarta (Dedi Mulyadi) untuk anak sekolah. Kalau semua seperti ini udara bersih. Kalau mau ke sekolah naik sepeda banyak kok sponsor yang mau," jelas dia.

Advertisement

Baca juga:
Menteri LHK protes kualitas udara Jakarta disebut buruk
Jelang Asian Games, kabut polusi selimuti Senayan
Polusi udara di Jakarta tinggi jelang Asian Games, ini kata Sandiaga
Pemasangan waring di Kali Item ditambah 100 meter
Warga Kali Item: Dandannya pas ada acara besar, nanti juga bau lagi
Penyebab Kali Item tercemar: Minimarket, cucian motor sampai pabrik tahu

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.