LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Demi jaga lintasan kereta, Aji tak pernah mudik Lebaran ke Banjar

Sejak pertama bekerja sebagai PJL empat tahun lalu, laki-laki asal Kota Banjar, Jawa Barat ini tidak pernah merasakan hari Lebaran bersama keluarga. Bahkan setelah menikah pada 2017, dia rela bertugas jauh dari istrinya.

2018-06-17 05:32:00
Lebaran 2018
Advertisement

Perayaan Idulfitri biasanya menjadi momentum untuk berkumpul bersama sanak keluarga. Bahkan tradisi mudik atau pulang kampung juga dilakukan oleh mereka yang merantau.

Namun, itu tak dilakukan Aji Sandi Nurfauzi. Lebaran kali ini Penjaga Jalur Lintasan (PJL) kereta api di Menteng, Jakarta Pusat ini tak berkumpul dan makan-makanan khas Lebaran bersama keluarga. Dia harus bertugas saat hari pertama Lebaran.

Aji cukup cekatan. Saat berbincang dengan Liputan6.com, Aji yang mengenakan pakaian dinas dan rompinya tengah menerima pemberitahuan bahwa kereta arah Tanah Abang akan melintas. Dia langsung bergegas keluar ruangan untuk memberikan simbol kepada masinis bahwa jalur yang dilaluinya aman.

Advertisement

Meski sempit, di dalam ruangan tersebut dilengkapi beberapa alat penunjangnya. Seperti mesin pengatur palang kereta, alarm, radio penghubung antar pos penjaga palang kereta api hingga handy talkie. Tak hanya itu, ruangan berukuran 3x3 meter juga terdapat kamar mandi.

Sejak pertama bekerja sebagai PJL empat tahun lalu, laki-laki asal Kota Banjar, Jawa Barat ini tidak pernah merasakan hari Lebaran bersama keluarga. Bahkan setelah menikah pada 2017, dia rela bertugas jauh dari istrinya.

"Sudah 4,5 tahun saya bekerja sebagai PJL kereta api. Dan belum pernah merasakan Lebaran di rumah," kata Aji, Sabtu (16/6).

Advertisement

Pria berusia 23 tahun ini mengaku sangat merindukan momentum bersalam-salaman usai menjalankan salat Idulfitri. Termasuk sungkeman kepada kedua orangtuanya. Meski begitu, tradisi meminta maaf pada orang tua dan keluarga tidak dilewatkannya.

"Saya biasanya telepon jam 07.00an selesai salat. Apalagi kalau lagi tugas waktu Lebaran kereta belum banyak yang lewat di sini, baru saya telepon istri saya," papar dia.

Tak hanya keluarga, Aji mengaku sangat merindukan makanan khas kampungnya, yakni seroja atau biasa disebut kembang goyang. Sebab, makanan tersebut hanya akan dihidangkan oleh keluarganya kala perayaan Lebaran saja.

"Kita enggak ada libur, jadi saya sudah koordinasi dengan teman-teman yang di sini (PJL Menteng) untuk pulang kampung bulan depan," jelasnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Loyalitas pasukan oranye, rela tak mudik saat Lebaran agar Jakarta bersih
Gua Kreo, objek wisata favorit di Semarang
Monas masih menawan di mata wisatawan
ESDM pastikan pasokan BBM aman selama arus balik Lebaran 2018
Ketika sejumlah menteri antre di belakang warga yang ingin salaman dengan Jokowi
Data Polri: Selama arus mudik 2018 terjadi 1.154 kecelakaan

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.