LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Data Airvisual untuk Akhir Pekan: Jakarta Peringkat Delapan Udara Tak Sehat

Dengan kondisi kualitas udara Jakarta hari Minggu ini, Jakarta memiliki indeks 152. Di atasnya ada adalah Dhaka, Bangladesh dengan kualitas udara (199); Ulaanbaatar, Mongolia (168); Hanoi, Vietnam (165); Lahore, Pakistan (159); Kuwait, Kuwait (154); Delhi, India (154) dan Astana, Kazakhstan (153).

2019-10-06 09:21:00
Polusi Jakarta
Advertisement

Kualitas udara Kota Jakarta menempati posisi ke depan udara tak sehat menurut data Airvisiual. Jakarta masuk dari 89 kota besar di dunia yang kualitas udaranya di pantau Airvisual.

Dikutip dari Antara, Minggu (6/10), sampai pukul 08.00 WIB, kualitas udara Jakarta berada pada level jingga dengan parameter Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di angka 152 yang artinya berada dalam kategori tidak sehat.

Indikator AirVisual juga memperlihatkan kualitas udara DKI tidak sehat bagi semua orang karena memiliki parameter polutan PM2.5 dengan konsentrasi 57 ug/m3.

Advertisement

Sehingga disarankan untuk menutup jendela, meminimalisir kegiatan luar rumah, menggunakan pemurni udara dan menggunakan masker jika harus berkegiatan di luar rumah.

Dengan kondisi kualitas udara Jakarta hari Minggu ini, Jakarta memiliki indeks 152. Di atasnya ada adalah Dhaka, Bangladesh dengan kualitas udara (199); Ulaanbaatar, Mongolia (168); Hanoi, Vietnam (165); Lahore, Pakistan (159); Kuwait, Kuwait (154); Delhi, India (154) dan Astana, Kazakhstan (153).

Pemerintah DKI Jakarta sendiri telah merespons permasalahan polusi udara Jakarta dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara di Ibu Kota.

Advertisement

Instruksi tersebut selanjutnya diimplementasikan melalui kebijakan perluasan wilayah rekayasa lalu lintas dengan plat nomor ganjil-genap, guna menekan populasi kendaraan sebagai salah satu pemicu polusi.

Jakarta juga melakukan uji emisi secara rutin hingga membatasi usia pakai kendaraan yang akan melintas di wilayah setempat.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengintensifkan pengawasan terhadap pabrik yang berpotensi melanggar aturan lingkungan hingga mengintensifkan penghijauan di sejumlah titik kawasan.

Baca juga:
PLTU Suralaya Dituding Sumbang Polusi Jakarta, Ini Penjelasan Anak Usaha PLN
Selasa Pagi, Kualitas Udara DKI Nomor 6 Terburuk di Dunia
Sebelum Beri Sanksi, Anies Akan Panggil Pabrik di Cilincing yang Hasilkan Polusi
Pemprov DKI Bagikan 100 Tanaman Lidah Mertua di CFD
Pemasangan Instalasi Sekolah Aman Polusi di Cilincing
Pemkot Jakut Bongkar Pabrik Arang Ilegal di Cilincing
Data AirVisual, Jakarta Posisi Ketujuh Udara Terburuk di Dunia Pagi Ini

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.