Dana patungan kampanye Ahok-Djarot melebihi target
Dana patungan terkumpul dari 3.613 donatur.
Dana patungan kampanye rakyat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, resmi ditutup pada Kamis (06/4) kemarin. Jumlah dana yang terkumpul dari patungan rakyat melebihi target.
Seperti dilansir jakartaasoy, patungan yang telah dibuka sejak 7 Maret 2017, berhasil mengumpulkan total dana sebesar Rp 27 miliar lebih dari target yang awal yang mencapai Rp 25 miliar.
"Berhasil mengumpulkan total dana sebesar Rp 27.142.519.909 yang berasal dari 3.613 donatur," ucap Wakil Bendahara Timses Ahok–Djarot, Joice Triatman, di Rumah Cemara, Jakarta Selatan.
"Dengan sisa dana kampanye (Ahok-DJarot) di putaran pertama sebesar Rp 4,6 miliar, timses menutup patungan putaran dua di angka Rp 27,1 miliar untuk mengikuti aturan KPUD," ucap Joice.
Meski tidak lagi menerima uang sumbangan, Joice mengimbau penyumbang dana yang belum melengkapi formulir penyumbang dan menyertai KTP dan NPWP agar segera melengkapi syarat untuk patungan rakyat Ahok-Djarot itu.
"Dari 3.613 donatur, masih terdapat sekitar 1.437 formulir yang belum dikembalikan," ujar Joice.
Sebab bila syarat tidak lengkap, maka dana patungan tidak dapat digunakan. "Terdapat dana Rp 1,7 miliar yang tidak dapat dipergunakan di putaran pertama karena ketidaklengkapan syarat, seperti belum mengirimkan Surat Pernyataan Penyumbang KPUD yang telah ditandatangani atau nomor KTP dan NPWP yang tidak dilengkapi," ujar bendahara tim Ahok-Djarot itu.(mdk/ibs)