Dampak Corona, Anies Tunda Pelaksanaan Formula E
Penundaan ini kemudian diinformasikan kepada pihak organizing committee Jakarta E-Prix melalui surat pemberitahuan Gubernur dengan nomor 117/-857.73.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menunda acara Formula E yang rencananya akan diselenggarakan pada Juni mendatang di kawasan Monumen Nasional (Monas). Penundaan ini terkait merebaknya virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.
Penundaan ini kemudian diinformasikan kepada pihak organizing committee Jakarta E-Prix melalui surat pemberitahuan Gubernur dengan nomor 117/-857.73.
Isi surat sebagai berikut, 'mencermati perkembangan Covid-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan pada bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya'.
©2020 Merdeka.com
Surat yang tertandatangani Gubernur Anies Baswedan itu ditujukan kepada Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan seluruh pihak terkait.
Penundaan Formula E di Jakarta telah lebih dulu dilakukan oleh China yang dijadwalkan digelar pada 21 Maret dan Rome E-Prix, Italia pada 4 April harus dibatalkan.
Sebelumnya, Communication Sustainability Director Organizing Committee Formula E, Felicia Idama mengatakan, perhelatan Formula E di Monumen Nasional (Monas) masih menunggu perkembangan kasus virus Corona di Indonesia. Selama menunggu perkembangan Felicia menyatakan terus berkomunikasi dengan pihak Formula E.
"Yang jelas kita masih melihat perkembangannya bagaimana dari dua pasien yang terindikasi ini," kata Felicia, Selasa (3/3).
Felicia menuturkan sejauh ini, penyelenggaraan Formula E masih terjadwalkan pada Juni mendatang. Meski begitu, adanya kasus virus Corona di Indonesia menuntut penyelenggara mobil balap listrik itu berkejaran waktu untuk persiapan.
Dia berharap, virus yang merebak dari Wuhan bisa dikendalikan dan tidak berdampak perhelatan Formula E.
"Sampai kita ada perkembangan yang berarti, kalender perencanaan kita masih tetap berjalan seperti biasa karena kan kita bulan Juni nih, kita harus hitung-hitungan juga kan persiapannya seperti apa terkait corona virus ini," tukasnya.
(mdk/fik)