Curhat Pedagang Kerak Telor di PRJ: Bayar Sewa Lapak Rp18 Juta
Warga asal Kampung Duren Tiga itu menjelaskan hanya orang turun temurun saja yang dapat berdagang di lapak PRJ.
Hari pertama pagelaran Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair secara resmi kembali dibuka pada Rabu (14/6). Jakarta Fair yang ke 54 ini pun sekaligus menyambut HUT DKI Jakarta yang ke 496 tahun.
Pekan Raya Jakarta tidak lengkap rasanya bila tidak menyediakan salah hidangan khas Betawi yang selalu ikonik saat event itu berlangsung. Salah satunya kerak telor.
Namun siapa sangka, untuk dapat berjualan di dalam Jakarta Fair harus merogoh uang hingga belasan juta hanya untuk menyewa lapak.
Ari (50) pedagang kerak telor yang sudah berjualan secara turun temurun saat event Jakarta Fair. Ia mengaku, harus menyiapkan modal Rp 18 juta hanya untuk menyewa lapak kepada panitia penyelenggara.
"Bayar Rp18 juta kita untuk sewa lapak ke panitia penyelenggara (JiExpo)," kata Ari yang sedang melayani pembeli.
Selama berjualan ia hanya menyajikan dua macam menu. Untuk kerak telor ayam dihargainya Rp 25 ribu dan kerak telor bebek Rp 30 ribu.
"Kalau tahun lalu harganya Rp 20 ribu buat ayam, bebek Rp 25 ribu itu pun naek di tahun sekarang karena harga lapak dan bahan pokok," ujar dia dengan logat Betawinya.
Untuk dapat berdagang di dalam kawasan Jakarta Fair, ada beberapa aturan. Salah satunya dengan kepemilikan dagang.
Warga asal Kampung Duren Tiga itu menjelaskan hanya orang turun temurun saja yang dapat berdagang di lapak PRJ.
"Saya generasi kelima nerusin dagangan kerak telor. Waktu zaman engkong yang dagang pas PRJ di Monas zaman Gubernur Ali Sadikin sampe akhirnya saya yang pegang di sini," tuturnya.
"Kalau untuk manjer (uang muka) lapak harus jauh-jauh hari. Sehabis acara ini saya bayar lagi, kontrak buat tahun depan," sambungnya.
Ia mengaku harga sewa lapak hingga belasan juta tersebut memang terlalu mahal baginya. Tapi asalkan balik modal dirasanya sudah cukup bagi pria setengah abad itu.
"Ya Alhamdulillah aja bang, syukurin aja, asal enggak hujan aja. Hehehe," celoteh dia.
Sekadar informasi, Jakarta Fair akan digelar pada 14 Juni sampai dengan 16 Juli 2023 mendatang. Sebanyak 2.500 perusahaan peserta yang terdiri dari 1.500 stan yang memamerkan berbagai produk unggulan dengan diskon khas Jakarta Fair.
Para peserta berasal dari berbagai skala usaha baik perusahaan multinasional, usaha besar, menengah, usaha kecil, BUMN, serta anjungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dari berbagai penjuru tanah air.
Selain ajang pameran, sajian hiburan juga tidak lupa akan dipersembahkan kepada para pengunjung. Akan ada juga sejumlah band musik papan atas Indonesia akan hadir.
Diantaranya Slank, Padi Reborn, D’Masiv, Fortwnty, Tipe-X, Armada, Kangen Band, Fiersa Besari, Maliq n D’Essentials, Tonny Q, Rizky Febian, Raisa, The Sigit dan masih banyak musisi top lainnya yang akan tampil di panggung konser musik Jakarta Fair 2023.
(mdk/ded)