Cerita ringan Ahok dari dalam mobil dinasnya senilai Rp 1,8 M
Ahok mengaku kurang nyaman dengan mobil yang dianggapnya mahal.
Kemarin sore, setelah menghadiri acara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Jalan Suryopranoto No 8 Jakarta Pusat, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menawarkan kepada awak media untuk merasakan naik mobil dinasnya, Toyota Land Cruiser. Mobil warna hitam dengan nomor polisi B1874 SJY itu memang terlihat begitu mewah.
Ada tiga media yang ditawari oleh Ahok, salah satunya adalah wartawan merdeka.com. Tentu saja, kesempatan ini tidak disia-siakan.
Pertama kali masuk mobil itu, hembusan air conditioner (AC) begitu terasa. Nah, di dalam mobil Ahok banyak cerita. Hanya cerita ringan. Ahok juga meminta untuk kali ini media tidak banyak bertanya dulu.
"Masih saja tanya, harusnya kalian nikmatin mobil harga hampir Rp 1,8 miliar," ujar Ahok sembari bercanda di dalam mobil, Selasa (27/11).
Di dalam mobil, Ahok memperlihatkan fasilitas yang ada di dalam mobil dinasnya seperti televisi dan kulkas mini. Namun, Ahok mengaku kurang nyaman dengan mobil yang dianggapnya mahal. Sebab, kakinya tidak dapat diluruskan.
"Mobil mahal juga nggak enak, ini kaki ku saja enggak nyampek, sama saja dong, mending mobil kijang," katanya sembari tersenyum.
Ahok juga bercerita kalau dulu menyukai lagu dangdut. Ahok juga menyukai musik-musik lainnya seperti Rhythm and Blues (R&B). Sambil menikmati macetnya Jakarta, Ahok selalu mendengarkan radio di dalam mobilnya.
Kalau punya waktu senggang, Ahok terkadang memilih membaca berita media online. Atau membalas email dan BlackBerry Messenger (BBM) aduan dari masyarakat. "Paling meditasi, baca online apa yang aku katakan tadi waktu diwawancarai, kalau enggak ya balesin pertanyaan di BBM, SMS atau email," tuturnya.
Tak terasa, perbincangan berlangsung selama 15 menit. Mobil Land Cruiser sudah tiba di Balai Kota. "Sudah ya, saya ada rapat lagi ini," ucapnya sembari jalan masuk menuju ruangannya di lantai II Gedung Balai Agung.(mdk/has)