Bulan tertib trotoar diperpanjang hingga September
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memperpanjang waktu pelaksanaan program Bulan Tertib Trotoar. Program yang awalnya dilaksanakan hanya pada bulan Agustus itu, diperpanjang hingga September.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memperpanjang waktu pelaksanaan program Bulan Tertib Trotoar. Program yang awalnya dilaksanakan hanya pada bulan Agustus itu, diperpanjang hingga September.
"Tertib trotoar itu kita perpanjang sampai September, kenapa? Karena sekarang kan masih ada beberapa yang bandel," katanya di Balai Kota, Jakarta, Selasa (29/8).
Menurutnya, masih banyak warga yang bandel menggunakan trotoar tak seperti fungsinya. Dia mencontohkan masih banyak kendaraan yang parkir dan melintasi trotoar.
Sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat menyayangkan masih banyaknya pengendara roda dua maupun empat serta pedagang kaki lima yang 'mangkal' di trotoar. Padahal, Pemprov DKI tengah menggelar program Bulan Tertib Trotoar sejak awal Agustus 2017.
"Masih, pelanggaran masih banyak yah," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (11/8) lalu.
Djarot mengakui tidak mudah mendisiplinkan warga hanya dalam satu dua pekan. Untuk itu, lanjut Djarot, meski Bulan Tertib Trotoar berakhir, Pemprov tetap melakukan penjagaan di titik biasa terjadi pelanggaran.
"Setelah Agustus tetap akan kita jaga, tapi ini operasi akan kita perluas di beberapa trotoar yang betul-betul itu sangat di perlukan untuk pejalan kaki," pungkasnya.
Untuk diketahui, Bulan Tertib Trotoar dimulai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak awal Agustus 2017 dengan target warga yang menyalahgunakan trotoar di 155 titik.
Baca juga:
Warga Jakarta masih cuek soal program Bulan Tertib Trotoar
Dishub DKI tindak 2.066 kendaraan selama bulan patuh trotoar
4.799 Pelanggaran terjadi dalam dua pekan penerapan patuh trotoar
Amankan 150 titik trotoar, Satpol PP dibantu Polri dan TNI
Bulan Tertib Trotoar, Satpol PP bongkar lapak PKL di Jatinegara