LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Bukan milik KPU DKI, akun Twitter @KPU_Jakarta dipolisikan

Bukan milik KPU DKI, akun Twitter @KPU_Jakarta dipolisikan. Komunitas Pemuda Jakarta Peduli Pilkada Jakarta Bersih, sambangi Polda Metro Jaya. Kedatangan komunitas tersebut untuk membuat laporan, terkait adanya akun bohong alias hoax di Twitter dengan @KPU_Jakarta.

2016-12-30 16:56:34
Twitter
Advertisement

Sekelompok orang mengatasnamakan Komunitas Pemuda Jakarta Peduli Pilkada Jakarta Bersih, sambangi Polda Metro Jaya. Kedatangan komunitas tersebut untuk membuat laporan, terkait adanya akun bohong alias hoax di Twitter dengan @KPU_Jakarta.

"Kami akan buat laporan terkait akun palsu itu yang telah memberlakukan postingan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta," kata Ketua Komunitas tersebut, Wardaniman Larosa, di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jumat (30/12).

Diketahui, Akun Twitter yang asli milik KPU, yakni @kpu_dki. Namun, kata Wardaniman, dirinya menyesali pihak KPU yang tidak melaporkan ke polisi terkait akun Twitter hoax tersebut.

"Sehingga kami dari berinisiatif untuk melakukan laporan polisi terhadap akun tersebut untuk ditelusuri dan menemukan siapa pelaku yang menyebarkan informasi bohong ataupun informasi menyesatkan tersebut," tegasnya.

Lebih lanjut Wardaniman mengatakan, laporan ini dilakukan lataran dirinya sebagai rakyat Jakarta merasa dirugikan. Khususnya bagi pemilih pemula.

"Karena kami merasa dirugikan, kami sebagai pemuda yang berdomisili di Jakarta merasa dirugikan terhadap Akun tersebut dan Informasi yang disampaikan dalam hal tersebut," tegasnya.

Wardaniman beserta rekannya membawa batang bukti berupa print postingan poling dari akun Twitter hoax tersebut. "Kami sudah menyiapkan bukti bukti berupa akun Twitter dan juga berita online," katanya.

Lebih jauh Wardaniman mengatakan, dengan laporan ini, pihaknya tidak ada dukungan untuk mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Laporannya murni sebagai aspirasi pemuda Jakarta.

"Enggak, kita enggak pilih A B C, kita enggak ada sponsor," pungkasnya.(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.