LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Bom Surabaya, Anies Baswedan minta Walkot hingga SKPD waspada

Kemudian dalam instruksinya, Anies juga meminta para anak buahnya untuk memberikan rasa aman kepada warga dengan memberikan informasi terverifikasi dan resmi. Bukan dengan menyebarkan informasi yang tidak valid.

2018-05-13 20:31:00
Anies Baswedan
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengluarkan instruksi menyusul aksi teror si gereja di Surabaya, Jawwa Timur, Minggu (13/5). Instruksi tersebut berlaku untuk Wali Kota/Bupati, Camat, Lurah, Kesbangpol, dan semua SKPD yang ada di lingkungan DKI Jakarta.

Yang pertama, kata Anies, para jajarannya diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, pengawasan dan penjagaan di semua objek vital dan titik kumpul massa.

"Kedua berkoordinasi erat, mendukung, dan memfasilitasi semua kerja aparat keamanan setempat dalam mengelola resiko dan menjaga keamanan kota dan warga," kata Anies dalam instruksinya di Jakarta, Minggu (13/5).

Advertisement

Kemudian dalam instruksinya, Anies juga meminta para anak buahnya untuk memberikan rasa aman kepada warga dengan memberikan informasi terverifikasi dan resmi. Bukan dengan menyebarkan informasi yang tidak valid.

"Mengajak warga bersama-sama menjaga kerekatan sosial dan keamanan lingkungan," ucap Anies.

Sementara mengenai pengamanan wilayah, Anies ingin para anak buahnya saling berkoordinasi dengan aparat penegak hukum baik dengan Babinsa maupun dengan Babinkamtimbas. Yang terpenting, kata dia, juga melibatkan RT, RW, serta warga untuk menjaga keamanan di lingkungan sekitar.

Advertisement

"Terakhir, melaporkan setiap pantauan risiko dan perkembangan kondisi lingkungan kepada atasan langsung," tandas Anies.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, menaikkan status pengamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya menjadi Siaga 1. Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan jajaran Polda Metro Jaya atas insiden bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5/2018).

Ledakan bom di Surabaya terjadi di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno, GKI, Jalan Diponegoro, dan Gereja Katolik Santa Maria, Jalan Nagel. Ledakan bom pertama terjadi sekitar pukul 07.30, lalu pukul 07.35, dan pukul 07.40.

Dalam peristiwa ini, hingga pukul 14.00, 10 orang dilaporkan tewas dan 40 orang mengalami luka-luka.

Reporter: Hanz Salim
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Jika revisi UU Terorisme tak selesai pada Juni, Jokowi bakal terbitkan Perppu
Jokowi: Terorisme adalah tindakan pengecut!
Polisi bopong anak perempuan dari lokasi ledakan di Mapolrestabes Surabaya
Pria mencurigakan diamankan di dekat Polrestabes Surabaya tak lama usai bom meledak
Pelaku peledakan di Mapolrestabes Surabaya diduga pria membonceng wanita

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.