Bogor Banjir, BNPB Minta Warga Jakarta dan Banten Siaga
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan peringatan dini banjir di Jabodetabek pada Sabtu (16/7) malam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerbitkan peringatan dini banjir di Jabodetabek pada Sabtu (16/7) malam. Peringatan dini seiring prakiraan cuaca terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan malam ini akan terjadi hujan intensitas ringan hingga sedang.
"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek hingga Sabtu (16/7) malam nanti," kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (16/7).
Aam, begitu sapaan Abdul Muhari, mengatakan hujan deras dengan intensitas tinggi pada Jumat (15/7). Kemudian, adanya pendangkalan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pesanggrahan memicu terjadinya banjir di enam wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Wilayah yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Citeureup, Kecamatan Bojong Gede, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Kemang dan Kecamatan Cibinong, dengan total 3.891 jiwa dari 941 Kepala Keluarga (KK).
"Selain itu ada 941 unit rumah dan tiga tempat ibadah yang terdampak banjir dengan tinggi muka air 50-100 cm," sebutnya.
Kondisi banjir kemudian menyebabkan 209 jiwa mengungsi. Meneruskan informasi dari BMKG, prakiraan cuaca di Jakarta Sabtu malam berpotensi hujan disertai petir serta angin kencang di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari.
“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di Jakarta Barat Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari,” tulis BMKG dalam keterangan resmi.
"Mengingat wilayah Kabupaten Bogor sudah mengalami banjir, maka wilayah lain seperti Jakarta khususnya di sepanjang DAS Ciliwung dan wilayah Banten, khususnya Lebak dan Tangerang diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan dapat melakukan upaya mitigasi dari potensi banjir," imbau Aam.
(mdk/ray)