Bocah di Jakpus Main Kaleng Biskuit Hingga Tersangkut di Kepala, Damkar Turun Tangan
Kedua orang tuanya menceritakan, sang anak memainkan kaleng namun tak sengaja memasukan kepalanya. Uvi dan Juhardi akhirnya meminta pertolongan pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu melepaskan kaleng tersebut.
Pasangan suami istri, Uvi dan Juhardi panik bukan kepalang. Lantaran anaknya yang sedang asyik bermain kaleng biskuit malah menangis. Kaleng tersebut menyangkut di kepalanya, Selasa (25/4) malam.
Uvi dan Juhardi akhirnya meminta pertolongan pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu melepaskan kaleng tersebut.
"Ibu Uvi dan bapak Juhardi datang ke pos Damkar Serdang Kemayoran untuk meminta bantuan petugas Damkar melepaskan kaleng biskuit yang menyangkut di kepala anaknya," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal dalam keterangannya, Rabu (26/4).
Kedua orang tuanya menceritakan, sang anak memainkan kaleng namun tak sengaja memasukan kepalanya.
"Bu Uvi menjelaskan awal mula kaleng biskuit menyangkut di kepala anaknya, pada saat kejadian anak tersebut sedang memainkan kaleng biskuit tersebut dan dengan sengaja kaleng tersebut dimaksudkan kepala nya," katanya.
Kaleng biskuit itu ternyata sulit dilepaskan. Ketika hendak ditarik, sang anak menangis meronta-ronta. Hingga akhirnya orang tua memutuskan meminta pertolongan kepada damkar.
"Namun setelah di coba di lepas kaleng tersebut sulit untuk dilepaskan. Dan akhirnya anak tersebut menangis dan Bu Uvi dg suaminya langsung berinisiatif datang ke pos Damkar Serdang Kemayoran," tambahnya
Tak butuh waktu lama di tengah tangisan sang anak, Tiga personel damkar pun turun tangan untuk melepas kaleng biskuit dari kepala bocah tersebut. Proses evakuasi ini hanya sebentar, yakni sekira 20 menit.
(mdk/noe)