Blusukan ke Palmerah, Anies terima banyak aduan soal penggusuran
Anies Baswedan blusukan ke Palmerah dan terima banyak aduan penggusuran. Warga menyebutkan tidak ada langkah dari pemerintah usai menggusur rumah mereka. Anies berjanji akan cari solusinya dan bakal melakukan pendekatan dengan cara berbeda sebelum penggusuran.
Lawatan Anies Baswedan ke sejumlah wilayah di Ibu Kota dimanfaatkan warga untuk mengeluarkan unek-uneknya. Seperti yang dilakukan warga Jalan Palmerah Utara III, RT 7,8,9 RW 08, Palmerah, Jakarta Barat.
Warga mengeluhkan perlakuan pemerintah yang melakukan penggusuran di wilayahnya. Salah satunya Lilis (50), menyebutkan rumahnya sudah digusur hingga tiga tahun. Namun, pasca penggusuran dilakukan tidak ada tindak lanjut kembali dari pemerintah.
"Ini sudah digusur, sudah 3 tahun gak dapat penggantian. Katanya buat jalan tapi nyatanya udah di gusur udah aja. Tadinya ada kamar segala macem sekarang mandi makan semua di situ. Harapan kalau memang mau digusur silakan tapi dapat penggantian kan enak," bebernya kepada wartawan, Minggu (13/11).
Menanggapi banyaknya aduan soal penggusuran, Anies menyikapi dengan bijak bahwa jika akan dilakukan penggusuran hendaknya dilakukan secara manusiawi dan dicarikan solusinya.
"Saya dengar disini banyak keluhan soal penggusuran. Insya Allah kita pendekatan lingkungan dengan baik tidak harus semua digusur. Kalaupun harus dilakukan pemindahan, tentu dilakukan dengan manusiawi. Ajak bicara baik-baik cari solusinya. Kami akan lakukan pendekatan yang berbeda soal penggusuran," kata Anies.
Baca juga:
Di Penjaringan, Anies terima keluhan warga soal sistem KJP yang lama
Ahok, Agus dan Anies dinilai mempunyai kesempatan sama buat menang
Ini tanggapan Anies soal pelanggaran kampanye dari Bawaslu DKI
Ini pembelaan timses Anies-Sandi soal dugaan politik uang di Jakbar
Blusukan ke Cipulir, Anies 'ditodong' warga tak lakukan penggusuran
Sambut Anies, Tata Khan nyanyi pakai toa beri dukungan