BKD DKI Sebut Pengunduran Diri Kepala BPBD DKI Tak Ada Kaitan dengan Banjir
"Sebelum ada bencana ini, pertengahan Januari dia sudah ngajuin (mundur)," kata Chaidir
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta Chaidir menyebut pengunduran diri Kepala Badan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Subejo tidak ada hubungannya dengan banjir di Jakarta. Menurutnya, Subejo memang sudah lama merencanakan akan mundur dari jabatannya.
"Beliau mengajukan bukan saat momentum ini, udah lama. Sebelum ada bencana ini, pertengahan Januari dia sudah ngajuin (mundur)," kata Chaidir di Balai kota, Jakarta Pusat, Kamis (27/2).
Dia menjelaskan pengunduran diri itu berdasarkan kemauan sendiri dari Subejo. Sebab saat ini, usia Subejo sudah 59 tahun dan menginjak masa pensiun. Sedangkan posisi Widyaiswara Ahli Utama, Subejo masih dapat bekerja hingga usia 65 tahun.
"Beliau memilih, artinya ingin melakukan alih fungsi ke Widyaiswara," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Subejo mengundurkan dari jabatannya. Surat pengunduran dirinya telah diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta.
"Suratnya sudah masuk sejak Senin (24/2/2020) kemarin," kata Chaidir.
Dia menjelaskan Subejo mengundurkan diri untuk menjadi bagian dari Widyaiswara Ahli Utama. Chaidir menyebut dengan berpindah adanya kesempatan bagi Subejo untuk ke kementerian.
"Dia bisa menjabat sampai usia 65 tahun, sedangkan di kepala badan hanya 60 tahun. Sekarang umur dia itu 59 tahun," ucapnya.
Saat ini Subejo tengah cuti sebagai pegawai dan kekosongan itu digantikan oleh Sabdo Kurnianto sebagai Pelaksana harian (Plh) Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta.
Reporter: Ika Defianti
(mdk/ray)