LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Bina Marga Usul Beli Motor di RAPBD 2020, Anies Suruh Ganti Sepeda

Soal penganggaran tak wajar, Anies meminta segera diperbaiki. Dia meminta Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) untuk mengawasi dengan ketat sehingga tidak ada lagi pengajuan yang tidak tepat fungsi. "Nanti BPPBJ lihatin semua, yang spek-speknya itu over, killed. Immediately Pak."

2019-10-31 13:48:14
APBD DKI
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumpulkan jajarannya untuk membahas pembengkakan anggaran dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) untuk APBD 2020. Anies sempat mengkritisi rencana Dinas Bina Marga terkait pengadaan sepeda motor.

Anies memaparkan data, pengajuan motor lebih kurang 39 unit dengan harga per unit Rp30 juta. Dia kemudian menyuruh untuk direvisi, menjadi pembelian sepeda.

"Dibereskan nanti Pak. Bina Marga belanjanya sepeda, periksa pakai sepeda itu langsung tahu jalan rata dan tidak rata. Kalau pakai sepeda langsung terasa. Dan pakai sepeda itu buat bapak ibu lihat detailnya." kata Anies dalam video yang dikutip merdeka.com, Kamis (31/10).

Advertisement

Anies juga menyoroti anggaran pengadaan motor itu masuk dalam belanja modal alat-alat berat. Harga satu unit motor juga dia pertanyakan.

"Ini kegiatannya pengadaan alat-alat berat, tapi di dalamnya masuk sepeda motor. Memang nilainya segini ya per unit sepeda motor? Itu e-catalog ya? Mahal juga ya? ini niat inspeksi atau jalan-jalan," sambung Anies.

Advertisement

Anies Mau Anggaran Tak Wajar Dihapus

Soal pengadaan sepeda, dia berharap juga dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. "Nanti lurah dan camat juga keliling pakai sepeda, itu jauh lebih leluasa, sehat juga juga. Tapi tak harus semuanya serba sepeda. Kita fungsional saja, perhatikan sesuai kebutuhan," katanya.

Soal penganggaran tak wajar, Anies meminta segera diperbaiki. Dia meminta Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ) untuk mengawasi dengan ketat sehingga tidak ada lagi pengajuan yang tidak tepat fungsi.

"Makanya itu tadi, kita ini belanja untuk apa sih sesungguhnya. Nanti BPPBJ lihatin semua, yang spek-speknya itu over, killed. Immediately Pak. Pokoknya hapus-hapus yang speknya over sudah," tegas Anies meminta.

"Karena kita ini luar biasa kalau sudah belanja untuk kita sendiri," keluh mantan mendikbud ini.

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.