LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Bikin PRJ tandingan 10 kali lipat, di mana lokasi paling pas?

Jokowi berjanji PRJ tandingan di Monas tahun depan akan 10 kali lipat lebih besar dari tahun ini.

2013-06-18 07:40:00
Jokowi ahok
Advertisement

Selama tiga hari Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) digelar di Tugu Monumen Nasional (Monas). Meski lebih merakyat, namun PRJ tandingan itu masih menyisahkan sejumlah problem. Ke depan, Gubernur DKI Joko Widodo berjanji akan memperbaikinya.

PRJ Monas banyak diisi oleh acara kesenian dan kebudayaan daerah dari seluruh nusantara. Selain itu banyak juga pameran produk kreatif hasil industri rumahan yang dilakukan para pelaku usaha mikro. Beda dengan PRJ Kemayoran yang banyak menjual produk-produk mahal.

Bahkan, Jokowi berjanji PRJ tandingan di Monas tahun depan akan 10 kali lipat lebih besar dari tahun ini. Namun, dia belum memastikan apakah akan menggunakan Monas atau tempat lain.

"Paling ini baru sepersepuluhnya entar 10 kali lipat lebih gede," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/6).

Jokowi juga belum memastikan apakah PRJ tahun depan akan diselenggarakan di Monas sepenuhnya. Dia akan memperkuat sisi promosi dan menyeleksi penjual yang akan ikut promosi.

"Belum, baru besok. Nanti sisi promosi diperkuat, manajemen dalamnya diperbaiki, seleksi siapa yang jualan di dalam, yang promosi di dalam diperketat, masalah toilet, semuanya," tandasnya.

Namun, mantan wali kota Solo itu menjamin biaya sewa stan tidak akan mencekik para pedagang. Dia juga akan mengutamakan para pedagang kelas bawah, sehingga tidak akan ada sewa tempat hingga jutaan rupiah.

Untuk tarif pengunjung, tahun ini hanya ditarik Rp 2.000. Nominal itu jelas jauh dibanding PRJ Kemayoran. Jokowi ingin PRJ tandingan bukan semata-mata untuk mencari keuntungan saja.

Kini, Jokowi tinggal memikirkan di mana lokasi yang tepat untuk menggelar PRJ tandingan. Tentunya, perlu juga dilakukan evaluasi agar sejumlah kekurangan, seperti persoalan parkir, toilet, tempat pembuangan sampah dan lokasi pameran diperbaiki.

Jika saja semua itu bisa diatasi, bukan tidak mungkin PRJ ala Jokowi-Ahok akan lebih menarik animo warga Jakarta yang butuh hiburan dengan biaya murah.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.