Biaya ditanggung pemerintah, pengobatan korban tabrakan KRL gratis
Para korban dipersilakan kembali ke rumah sakit jika masih terdapat keluhan.
Direktur Rumah Sakit Husada, dr Erni Odi mengungkapkan seluruh biaya korban kecelakaan kereta Commuter Line Jabodetabek sudah ditanggung pihak Jasa Raharja dan Kementerian Kesehatan.
"Biaya sudah ditanggung dari Jasa raharja dan dari kementerian kesehatan, so far tidak (biaya sendiri), iya termasuk operasi," kata Erni di Rumah Sakit Husada, Jakarta, Kamis (24/9).
Bukan hanya itu, Erni mengatakan jika nantinya ada keluhan dari para korban, Jasa Raharja maupun Kementerian Kesehatan mempersilakan para korban untuk datang kembali ke rumah sakit tanpa mengeluarkan biaya.
"Kalau ada keluhan lagi bisa datang kembali, tanpa biaya kan ada jasa raharja," terangnya.
Diketahui, dua kereta Commuter Line tujuan Jakarta-Bogor mengalami kecelakaan di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat. Kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.25 WIB, di mana salah satu kereta menabrak kereta lain dari arah belakang.
Dua kereta yang mengalami kecelakaan tersebut ialah KRL nomor 1156 dan 1154. Puluhan korban berjatuhan dan dilarikan ke tiga rumah sakit, yakni RSPAD Gatot Soebroto, RSCM Salemba, RS Husada.
Baca juga:
Jonan sebut tabrakan kereta di Juanda aneh dan memalukan
Belum diizinkan pulang, 10 korban kecelakaan KRL masih dirawat di RS
Evakuasi KRL di Stasiun Juanda selesai, jalur Jakarta-Bogor normal
PT KAI tanggung seluruh biaya perawatan korban tabrakan KRL
Imbas tabrakan kereta, ribuan penumpang menumpuk di Manggarai