LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Berkaca banjir di Pondok Labu, Kapolda persiapkan alat pencegah

"Kita punya alat-alat di sini yang bisa menahan umpamanya kalau ada yang jebol," ujar Kapolda

2016-08-22 20:31:00
Jakarta
Advertisement

Kawasan Pondok Labu mengalami banjir yang cukup esktrim karena tanggul jebol, pada Sabtu (20/8) malam. Akibatnya sejumlah warga menjadi korban, bahkan seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi nyangkut di pinggir sungai dekat lokasi banjir.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto menuturkan, pihaknya telah menyediakan beberapa alat-alat untuk menunjang personelnya. Adapun tujuan untuk mengantisipasi agar tak terjadi kembali peristiwa serupa.

"Kita punya alat-alat di sini yang bisa menahan umpamanya kalau ada yang jebol berarti harus ada kerjasama, ya mungkin secara darurat dulu yang sebisa kita. Kita bisa buat alat juga itu salah satunya kendaraan yang dipersiapkan manakala ada bendungan-bendungan atau tanggul jebol," kata Moechgiyarto di Polda Metro Jaya, Senin (22/8).

Meski tak menjelaskan detailnya alat yang dimaksud, Moechgiyarto memaparkan dalam penggunaannya tetap bekerjasama dengan Pemprov DKI.

"Tetap kita koordinasi terus dengan DKI, terutama pihak BPBD yang menanggulangi, yang didepankan BPBD soal demikian ini," paparnya.

Adapun koordinasi tersebut, Menurut Moechgiyarto, untuk memetakan di mana terjadi pergeseran-pergeseran titik banjir. Seperti yang biasanya terjadi di Ciliwung yang kini mulai dapat teratasi.

"Dalam hal ini kita juga mempersiapkan diri karena memang diperkirakan akan ada curah hujan yang tinggi. Tapi masyarakat tidak usah panik tentunya, dan saya yakin masyarakat sekitarnya sudah paham betul mereka harus melakukan pengungsian, manakala ada banjir bandang dan seterusnya," jelas Moechgiyarto.

"Tentunya saya berharap ada peringatan-peringatan dini dan kita harus sosialisasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat paham betul manakala terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sudah siap siaga," tutupnya.

Sedikitnya 100 Kepala Keluarga (KK) sempat terjebak banjir di Pondok Labu. Selain itu, banjir juga menyebabkan tewasnya warga yang nyangkut di pinggiran Sungai Krukut dekat lokasi banjir.(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.