Begini strategi Anies atur peredaran minuman keras di Jakarta
Begini strategi Anies atur peredaran minuman keras di Jakarta. "Dulu peraturannya sudah baik tapi sayang diubah sekarang kan jadi berantakan lagi," ucap Anies.
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki cara sendiri untuk mengatasi peredaran minuman keras yang ada di Jakarta. Ia menilai, sejak aturan tentang peredaran minuman di Jakarta diubah oleh Gubernur DKI non-aktif Basuki T Purnama alias Ahok, saat ini minuman beralkohol bisa dengan mudah ditemukan.
"Dulu peraturannya sudah baik tapi sayang diubah sekarang kan jadi berantakan lagi," ucap Anies di Rusun Bumi Cengkareng Indah, Cengkareng Indah, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu akan melakukan penataan lokasi-lokasi yang boleh menjual minuman beralkohol.
"Pertama (atur) lokasi-lokasi yang berhak. Kami minta semua yang dekat sekokah dan permukiman itu akan dijauhkan dari penjualan miras," ujar Anies.
Tak hanya itu, dia juga mengatakan akan berbicara langsung dengan menteri perdagangan. Dia ingin komunikasikan tentang pengaturan penjualan miras di Jakarta.
"Saya akan bicara khusus dengan menteri perdagangan. Soal pengaturan miras di Jakarta karena masalah ini masalah yang berat," ungkap Anies.
"Memang menteri perdagangan sudah buat aturan tapi kami akan bicara khusus untuk itu. Supaya Jakarta bebas dari minuman keras terutama di toko-toko kecil yang dekat dengan penghuni warga biasa," sambung Anies.
Baca juga:
Tenggak 'snow white' saat dugem, belasan orang dilarikan ke RS
Berkendara usai tenggak miras, bule dua sejoli tewas masuk jurang
Heboh Blue Safir & Snow White seharga Rp 1,2 juta di Tangsel
Bikin ribut, 32 ABG digerebek warga saat pesta arak di kontrakan
Tiga warga Kediri tewas hampir bersamaan diduga karena pesta miras