LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Beda sikap Anies-Sandiaga saat ditanya soal normalisasi sungai di Jakarta

Beda sikap Anies-Sandiaga saat ditanya soal normalisasi sungai di Jakarta. Anies memilih menyebut menaturalisasi ketimbang menormalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

2018-02-07 22:33:49
Banjir
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan masih belum memberikan ketegasan terkait proyek normalisasi sungai untuk menanggulangi banjir melanda ibu kota. Anies memilih menyebut menaturalisasi ketimbang menormalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

"Salah satunya adalah soal naturalisasi sungai. Bagaimana sungai itu bisa mengelola air dengan baik, bagaimana mengamankan air tidak melimpah, tapi juga ekosistem sungai dipertahankan," kata Anies di daerah Pluit, Jakarta Utara, Rabu (7/2).

Menurut Anies, normalisasi saat ini bukan menjadi prioritas utama. Dia mengatakan, untuk saat ini tengah fokus terkait penanganan warga yang berdampak banjir.

Advertisement

"Dalam situasi seperti sekarang paling tepat adalah bicara tentang menyelamatkan pengungsi, memastikan bisa kembali. Ini prioritasnya. Jangan kita berdebat terlalu panjang dulu soal solusi besar. Ini bereskan dulu nih, prioritasnya di situ," ujar Anies.

Advertisement

Penyataan Anies ini berbeda dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. Sandiaga mengatakan, tetap akan melanjutkan program normalisasi sungai di Jakarta dengan catatan hanya dilakukan di daerah yang diinginkan warga.

"Ya (normalisasi) tentu akan ada di tempat tertentu. (Di tempat) yang tergantung pada antisipasi dan keinginan masyarkat di tempat itu," ujar dia.

Menurut dia, warga yang tempat tinggalnya terdampak normalisasi sungai nantinya akan direlokasi ke wilayah tidak jauh dengan pemukiman awal mereka. Sebab, kata dia, hal ini menyangkut mata pencarian dan akses pendidikan anak-anak warga tersebut.

"Tentu kita akan sediakan di dekat tempat mereka tinggal sekarang yang tidak terlalu jauh dari ekosistem mereka saat ini," kata Sandiaga.

Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Anies-Sandiaga program normalisasi sungai seperti dilakukan pemerintahan sebelumnya belum jelas dilanjutkan atau tidak. Program normalisasi berdampak terhadap warga di sekitar sungai tersebut. Relokasi ke tempat lain dipastikan bakal dihadapi warga saat normalisasi sungai dilakukan. Di satu sisi, ketika kampanye Anies-Sandiaga berkali-kali menegaskan tak bakal merelokasi warga.

Program normalisasi sungai dilakukan sejak Gubernur DKI Jakarta dipimpin Joko Widodo. Kemudian program itu dilanjutkan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Baca juga:
Akibat banjir, 553 jiwa mengungsi di Bidara Cina
Pemprov DKI angkut 1.596 ton sampah selama dua hari banjir
BNPB ingatkan Anies soal normalisasi sungai di Jakarta
Khawatir kembali banjir, Sandiaga minta SKPD bergerak cepat antisipasi
Normalisasi sungai, Sandiaga akan bujuk warga Kampung Arus untuk relokasi
Atasi banjir, M Taufik minta Pemprov segera normalisasi sungai
Ciliwung surut, Kampung Pulo masih terendam banjir

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.