Bayi Rasya ternyata dibunuh pembantu, bukan perampok
Sang pembantu bernama Irma kesal karena bayi Rasya terus menangis.
Misteri tewasnya bayi lima bulan dalam kasus perampokan di Karet Tengsin, Jakarta Pusat terungkap sudah. Bayi bernama Rasya Alvino Asmi tersebut diketahui dihabisi oleh Irma (21), seorang wanita yang sehari-hari mengasuh Rasya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, kejadian berawal saat pelaku yang memang sehari-hari mengasuh korban sudah tidak bisa mengendalikan emosinya lagi.
"Saat itu korban merengek sejak pukul 10.00, karena tidak tahan dengan rengekan korban, akhirnya membekap wajah korban dengan tangan. Namun, karena tidak juga diam akhirnya pelaku melilitkan kain panjang ke wajah dan tubuh korban agar korban diam," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/2).
Setelah melilitkan korban dengan kain, lanjut Rikwanto, kemudian pelaku kembali melanjutkan pekerjaannya. "Pelaku lalu melanjutkan menyetrika, menjemur dan mengerjakan pekerjaannya sehari-hari," tutur Rikwanto.
Nahas, setelah ditinggal beberapa jam dengan kondisi wajah dan tubuh terlilit kain, bayi Rasya pun tewas kehabisan napas. "Setelah selesai bekerja, pelaku mendapati korban sudah tidak bernapas lagi," papar Rikwanto.
Kaget mendapati bayi asuhannya sudah tidak bernyawa lagi, akal bulus pun terlintas di benak wanita asal Banten tersebut. "Akhirnya pelaku membuat skenario yang seolah-olah rumah tempat dia bekerja habis didatangi pelaku perampokan dan korban tewas akibat dibekap para rampok," ucap Rikwanto lagi.
"Agar lebih meyakinkan pelaku pun membuka lemari dan mengacak-acak isinya. Kemudian dia juga mengikat dirinya sendiri dengan tali rafia dan celana leging bayi," papar Rikwanto.
Barang bukti yang disita pihak kepolisian yakni, kain panjang batik coklat, tali rafia, celana bayi warna coklat, celana panjang anak motif bulat-bulat.
Seperti diberitakan sebelumnya, bayi lima bulan ditemukan tewas di sebuah rumah jalan Karet Pasar Baru Barat 1 RT 1 RW 6 No. 10, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (31/1) malam.
Saat ditemukan, wajah bayi tersebut ditutupi dengan kain panjang.(mdk/bal)