Batal Manggung, Anak Band Asal Sukabumi Malah Dikeroyok Puluhan Orang di Kemang
Fans dan kru band asal Sukabumi, Slowly Project yakni Rizky (17) dan Dikri (28) menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang di basement Hotel Park Regis Kemang, Jakarta Selatan. Pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (13/1) sekitar pukul 21.35 WIB.
Fans dan kru band asal Sukabumi, Slowly Project yakni Rizky (17) dan Dikri (28) menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang di basement Hotel Park Regis Kemang, Jakarta Selatan. Pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (13/1) sekitar pukul 21.35 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Mampang, Iptu Anton Apriyanto mengatakan, Rizki mengalami benjol pada bagian kepala, bibir bawah dan lutut sebelah kiri luka. Lalu, Dikri mengalami luka pada bagian kepala belakang dan bibir bawah luka.
"Pelaku merupakan sekelompok pemuda yang berjumlah 50 orang. Mengeroyok menggunakan helm dan batu," kata Anton saat dihubungi, Selasa (15/1).
Kejadian berawal saat band Slowly Project bersama penggemarnya dari Sukabumi tiba di lokasi pada pukul 18.30 WIB. Diketahui, Slowly Project datang untuk memenuhi undangan dari Media Onlie Dapur selaku penyelenggara acara.
"Tiba-tiba salah satu panitia penyelenggara acara menyampaikan pada pimpinan band Slowly Project yang tengah berada di basement hotel jika pertunjukan dibatalkan karena kondisi di lokasi tak memungkinkan untuk tampil," ujarnya.
"Kemudian ada seseorang menanyakan kepada grup Band Slowly bahwa malam itu pertunjukan dibatalkan," sambungnya.
Di saat itulah aksi pengeroyokan terjadi terhadap fans dan kru band Slowly Project terjadi. Tiba-tiba sekelompok pemuda melakukan penyerangan dengan menggunakan batu dan helm.
"Tiba-tiba ada sekelompok pemuda menyerang fans dan kru band Slowly menggunakan batu serta helm. Lalu fans dan kru tersebut melarikan diri karena diserang," jelasnya.
Para korban pun langsung dilarikan, lanjut Anton, menuju Rumah Sakit Kemang Medical Care untuk mendapatkan perawaran secara intensif. Saat ini, polisi memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pendataan terhadap para korban.
"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terhadap sekelompok pemuda tersebut," pungkasnya.
Baca juga:
Pengedar Narkoba yang Keroyok Polisi Kembali Ditangkap, 2 Masih Diburu
20 Anggota Ormas di Tangerang Aniaya Santri Pesantren Hingga Babak Belur
Pengeroyok Dokter RSUD Rupit Ditangkap Saat Antar Undangan Pernikahan
Takut Ditembak Polisi, 5 Pengeroyok Anggota Brimob di Sumsel Menyerahkan Diri
Tegur Pemotor Knalpot Bising, Anggota Brimob di Sumsel Tewas Dikeroyok 8 Orang