Banyak baliho tak berizin, Ahok bilang 'kita mau tebang'
Banyak baliho tak berizin, Ahok bilang 'kita mau tebang' Ahok mengaku sebenarnya ingin menindak semua reklame yang sudah tidak layak. Namun, sampai saat ini belum ada aturan dan sanksi yang tegas terkait pemasangan reklame yang melanggar aturan.
Baliho ukuran besar yang terpasang di Jl S Parman, Jakarta Barat, terjatuh pada Sabtu malam dan menimpa sejumlah mobil. Insiden itu terjadi setelah hujan deras mengguyur.
Menanggapi peristiwa itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku sebenarnya ingin menindak semua reklame yang sudah tidak layak. Namun, sampai saat ini belum ada aturan dan sanksi yang tegas terkait pemasangan reklame yang melanggar aturan.
"Kita sudah sampaikan, sebenarnya nama reklame (billboard) itu mau kita tebang. Tapi, kalau izinnya belum habis, ya enggak bisa," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (27/2).
Untuk memperjelas aturan terkait pemasangan kampanye, Pemprov DKI akan membahas hal tersebut di rapim hari ini.
"Sanksinya enggak tegas dulu, kalau roboh enggak ada sanksi mereka. Ini kita mau rapimkan," tandas Ahok.
Baca juga:
Ditanya soal Pilgub DKI, Ahok berkelit dan pilih irit bicara
Raja Arab ke Indonesia, Ahok harap kuota haji ditambah
Peta lumbung suara Ahok dan Anies Baswedan di putaran pertama
KPU resmi putuskan Pilgub DKI 2017 berlangsung dua putaran
Jokowi dan Ahok satu mobil bikin pimpinan DPR sewot
Hasil rekapitulasi KPU DKI: Ahok dan Anies selisih 167.244 suara
Fadli Zon: Peristiwa satu mobil bisa diartikan Jokowi lindungi Ahok