Banjir di Kampung Pulo mulai surut, Jalan Jatinegara Barat bisa dilintasi kendaraan
Banjir di Kampung Pulo mulai surut, Jalan Jatinegara Barat bisa dilintasi kendaraan. Warga kini juga bisa menjangkau rumah-rumah mereka.
Sungai Ciliwung yang sebelumnya meluap kini mulai berangsur menurun. Genangan air di sepanjang Jalan Raya Jatinegara Barat telah surut. Saat ini dua jalur telah dapat dilalui kendaraan dan dibuka sepenuhnya.
Pantauan merdeka.com, sejak sekitar pukul 16.00 WIB, debit sungai Ciliwung telah menurun. Air tidak lagi mencapai titik tertinggi batas beton sungai.
Begitu juga di Jalan Jatinegara Barat air sudah tidak terlihat. Serta air di jalan sepanjang sungai, arah Kampung Pulo juga telah surut. Warga kini juga bisa menjangkau rumah-rumah mereka.
Indra (22), warga yang melintas di jalan itu mengaku melihat air sudah surut sejak siang. Namun, rumah warga masih ada yang terendam.
"Cuma di jalan aja, di dalam (Kampung Pulo) masih terendam," ujarnya di lokasi.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan debit air sungai Ciliwung telah berangsur turun. Pergerakannya, kata Anies, relatif turun 30 sentimeter.
"Saya tidak berani prediksikan tapi pergerakannya relatif cepat 30 sentimeter dalam waktu dua setengah jam di tempat ini," kata Anies, di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (6/2).
Baca juga:
Penanganan pascabanjir, Anies ingin ada operasi karbol
Banjir tinggalkan lumpur dan sampah di Bidara Cina
Kunjungi pengungsi banjir di Cawang, Anies terima keluhan soal KJP terendam
Cerita warga Kebon Pala bertahan di rumah tanpa listrik & air bersih saat banjir
Meratapi Kampung Pulo masih menjadi langganan banjir
Tinjau banjir Kebun Pala, Anies sebut aliran air di Ciliwung sudah menurun
Pengungsi banjir di Kebon Pala mulai gatal, flu dan hipotermia