Bakal diburu, pembacok siswa Bunda Kandung diminta serahkan diri
Bakal diburu, pembacok siswa Bunda Kandung diminta serahkan diri. Kapolres Jakarta Timur Kombes Agung Budijono meminta beberapa pelajar pembacok siswa SMK Bunda Kandung, Andika yang tewas saat tawuran di fly over Ciracas, Jakarta Timur untuk menyerahkan diri. Sebab, pihaknya berjanji akan terus memburu para pelaku.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Agung Budijono meminta beberapa pelajar pembacok siswa SMK Bunda Kandung, Andika yang tewas saat tawuran di fly over Ciracas, Jakarta Timur untuk menyerahkan diri. Sebab, pihaknya berjanji akan terus memburu para pelaku.
"Kami minta bagi yang merasa lakukan itu lebih baik serahkan diri saja. (Berapa banyak?) Lebih dari 10 (diduga pelaku ikut tawuran)," ujarnya di Polres Jakarta Timur, Senin (27/2).
Sementara ini, kata Agung, polisi baru amankan empat pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Para pelaku pun dititipkan di lapas anak Tangerang.
"Mereka melakukan kekerasan secara bersama-bersama dengan cara membacok, ada yang menendang, memukul, dan mencambuk korban hingga meninggal," ujarnya.
Lebih lanjut Agung mengatakan, polisi mengamankan barang bukti berupa 4 celana seragam warna hitam, 1 kemeja motif kotak-kotak warna coklat, 1 baju sekolah warna putih, 1 topi warna putih, 4 bilah clurit, 1 arit, dan 1 switer warna biru.
"Ini kita amankan di rumah para pelaku, kita tangkap dulu mereka lalu kita minta tunjukan di mana alat yang dipakai untuk tawuran," pungkasnya.
Atas perbuatannya, pelaku ditetapkan Pasal 170 KUHP dan Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang pengeroyokan dan atau kekerasan terhadap anak.
(mdk/eko)