LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ayah David Ungkap Ucapan Angkuh Mario Dandy Usai Aniaya: Tenang Aja Nanti Diurus Papa

Ayah David Latumahina, Jonathan Latumahina, mengetahui perkataan Mario Dandy itu saat tiga orang saksi dari pihaknya menjalani pemeriksaan di Polsek Pesanggerahan beberapa saat usai penganiayaan terjadi.

2023-06-13 13:54:26
David Latumahina
Advertisement

Ayah David Latumahina, Jonathan Latumahina, menjadi saksi di sidang perkara penganiayaan dengan terdakwa Mario Dandy dan Shane. Saat memberikan kesaksian, Jonathan sempat mengungkapkan bahwa kasus itu mulanya akan 'diberesi' ayah Mario, Rafael Alun Trisambodo.

Dugaan itu karena dia melihat ada kejanggalan saat pertama kali peristiwa terjadi. Kala itu ada tiga orang saksi yakni Rudy Setiawan dan Natalia Puspitasari serta paman David Rustam Atala sedang berada di Polsek Pesanggrahan dan sedang dimintai keterangan.

"Ini yang ngomong Dandy 'tenang aja kalian enggak akan kena AG sama Shane, nanti diurus sama papa, aku aja paling kena 2 tahun 8 bulan," ungkap Jonathan di ruang sidang PN Jakarta Selatan, menirukan ucapan Mario Dandy seperti didengar para saksi kala itu.

Advertisement

Saat mendengar cerita dari tiga saksi, firasatnya sebagai ayah tak enak. Dia mulai merasakan ada kejanggalan dari penyelidikan kasus penganiayaan yang dialami David.

"Dari situ saya anggap ada yang enggak beres. Anak saya itu korban. Ini ada yang goblok-goblokin kita sebagai orang waras," tegas Jonathan.

Advertisement

Ayah Mario Dandy Akan Terus Melawan

Emosinya membuncah. Apalagi penganiayaan itu menyebabkan luka berat pada putranya. Jonathan menegaskan akan melawan hal-hal janggal yang terjadi dari kasus anaknya.

"Saya cuman ingin bilang bahwa sampe manapun ini akan saya lawan, sampai ke Polres Jaksel yang Kapolres klarifikasi pas presscon soal pemukulan lalu direvisi karena ada video yang viral," tegasnya.

Jonathan yang juga merupakan kader Banser GP Ansor mengaku terheran bagaimana sistem penegakan hukum yang ada Tanah Air.

Hingga akhirnya kasus itu pun menjadi atensi oleh Mapolda Metro Jaya dan akan ditangani secara serius. Apalagi setelah dilakukan gelar perkara dan melihat CCTV yang merekam kejadian.

"Dan betul-betul buat saya sedikit lega ketika Polda komitmen akan kawal tuntas kasus ini. Padahal hati kecil saya bilang 'mata balas mata' minimal sama seperti apa yang dirasakan oleh anak saya yang sampai sekarang belum bisa mandi, pakai celana," ucap Jonathan meluapkan kekesalanya.

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.