ART Sebut Istri Pukul Suami Stroke dengan Tongkat Sering Terlibat Ribut
Peristiwa pemukulan itu terjadi 11 Desember 2019 lalu di kediaman mereka di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Pascakejadian itu, kejiwaan pelaku sedang diobservasi. Sedangkan korban dibawa keluarga dan kondisinya tidak ada luka serius.
Polisi masih mendalami kasus istri, MFJ, aniaya suaminya, HT, penderita stroke dengan tongkat. Sejumlah saksi diperiksa salah satunya asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di kediaman mereka.
Pengakuan ART, pasangan suami istri itu memang sering ribut. HT sudah mengalami stroke sejak 2 tahun lalu.
"Kalau keterangan dari pembantunya katanya udah sering ribut. Korban ini memasuki tahun ke dua sakit stroke," kata Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Kompol Mustakim, kepada wartawan, Rabu (18/12).
Peristiwa pemukulan itu terjadi 11 Desember 2019 lalu di kediaman mereka di kawasan Pluit, Jakarta Utara.
Pascakejadian itu, kejiwaan pelaku sedang diobservasi. Sedangkan korban dibawa keluarga dan kondisinya tidak ada luka serius.
"Korban tidak mengalami luka yang berat, namun karena sudah sakit stroke lemah jalannya pun susah, ngomongnya aja enggak lancar," jelas Mustakim.
Reporter Magang : Habib Awwaluddin Risqieanto
Baca juga:
Kejiwaan Istri Pukul Suami Stroke dengan Tongkat Masih Diobservasi
Kisah Pilu Suami Penderita Stroke Dipukuli Istri Pakai Tongkat
Istri yang Hajar Suami Stroke Sempat Kirim Video Pemukulan ke Kerabat
Istri Hajar Suami Penderita Stroke, Polisi Duga Pelaku Alami Gangguan Jiwa