Antisipasi Lonjakan Kasus Covid, Pemprov DKI Siap Tambah 22.000 Ribu Tempat Tidur
Untuk BOR di Jakarta, Riza menjelaskan data hingga saat ini, keterisian tempat tidur isolasi mengalami peningkatan dari sebelumnya 62 persen menjadi 63 persen atau sebanyak 3.631 dari 5.818 tempat tidur yang dipersiapkan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya siap menambah ketersediaan tempat tidur rumah sakit (RS) sampai sebanyak 22 ribu unit. Penambahan tempat tidur ini dalam rangka memenuhi permintaan ketika ada lonjakan kasus Covid-19.
"Kami akan mempersiapkan sekitar 20 ribu tempat tidur, kalau memang dibutuhkan, siap. Kalau dibutuhkan, tidak hanya sampai 11.500, sampai 22 ribu unit pun masih dimungkinkan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/2).
Untuk BOR di Jakarta, dia menjelaskan data hingga saat ini, keterisian tempat tidur isolasi mengalami peningkatan dari sebelumnya 62 persen menjadi 63 persen atau sebanyak 3.631 dari 5.818 tempat tidur yang dipersiapkan.
"Sementara untuk keterisian tempat tidur pada unit rawat intensif (ICU) saat ini keterisiannya 34 persen atau 254 tempat tidur dari 750 tempat tidur yang dipersiapkan," ujarnya seperti dilansir dari Antara.
Pemerintah melaporkan kasus harian positif Covid, Senin ini sebanyak 26.121 kasus dengan provinsi yang melaporkan kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir adalah Provinsi DKI Jakarta.
Berdasarkan sebaran kasus Covid-19, DKI Jakarta melaporkan tambahan terbanyak, yakni 12.682, kasus tersebut terdiri dari transmisi lokal sebanyak 12.202 dan pelaku perjalanan luar negeri sebanyak 480.
Saat ini, dilaporkan ada 74.535 kasus aktif Covid-19 di Jakarta. Saat ini para pasien menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.
Kemudian, diikuti Jawa Barat dengan 5.047 kasus Covid. Kasus tersebut terdiri dari 5.033 transmisi lokal dan 14 dari pelaku perjalanan luar negeri.
Data mengenai kasus Corona ini dipublikasikan Humas BNPB, Senin (7/2). Data kasus Covid-19 diperbarui setiap hari per pukul 12.00 WIB.
(mdk/fik)