LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemprov DKI Kebut Proyek Pengendalian Banjir

"Tentu program-program yang sudah jalan dilakukan percepatan, optimalisasi sumur resapan, waduk, pengerukan kali sungai, gerebek lumpur dan lain-lain," kata Riza

2021-08-27 10:55:39
Pemprov DKI
Advertisement

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap dengan segala anomali cuaca. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya terus mempercepat optimalisasi sungai dan proyek lain penunjang pengendalian banjir.

"Tentu program-program yang sudah jalan dilakukan percepatan, optimalisasi sumur resapan, waduk, pengerukan kali sungai, gerebek lumpur dan lain-lain," kata Riza pada Kamis (26/8) malam.

Pemprov DKI terus memantau segala prediksi potensi bencana alam yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Advertisement

Kepala BMKG, ADwikorita Karnawati menyatakan peringatan terkait adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi menjelang akhir 2021. Sebab diprediksi, musim hujan akan datang lebih awal dari normalnya dari biasanya pada akhir 2021.

"Jadi BMKG memperingatkan sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami musim hujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya. Puncaknya musim hujan 2021-2022, diprediksi akan terjadi Januari dan Februari," kata Dwi saat jumpa pers daring, Kamis (26/8).

Dwi merinci, wilayah masuk prediksi yang memiliki intensitas hujan lebih tinggi adalah sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau di sebagian selatannya. Kemudian Jawa-Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur bagian barat hingga selatan, Sulawesi, Maluku Utara bagian barat, Pulau Seram bagian selatan dan Papua bagian selatan.

Advertisement

"Curah hujan di provinsi ini tidak seragam di tiap kabupaten dan kecamatan. Jadi kami sampaikan ini secara umum. Detilnya untuk di tiap bisa cek di aplikasi info BMKG, cek 6 hari ke depan dan tiap tiga jam per harinya bisa," jelas Dwi.

Dwi mengimbau, Pemda setempat dan masyarakat yang tingal wilayah tersebut dapat mewaspadai dan memitigasi lebih awal potensi bencana hidrometeorologi. Tujuannya, agar dapat mengurangi risiko bencana bila ancaman menjadi nyata.

Baca juga:
Pemprov DKI Siap Hadapi Gugatan Warga Atas Penanganan Banjir
Korban Banjir Jakarta Gugat Anies Baswedan ke PTUN
Antisipasi Banjir, DPRD DKI Cek Proses Pengerukan Lumpur di Waduk Grogol
Pakar ITB: Manajemen Risiko Bencana Pesisir Belum Optimal Dilakukan Jakarta & Jateng
Anies Soal Penghentian Pulau Reklamasi: We Are On The Right Track

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.