Anies targetkan MRT beroperasi Maret 2019
MRT diperkirakan dapat menampung sebanyak 173.000 penumpang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan Mass Rapid Transit (MRT) beroperasi Maret 2019. Hingga kini, pengerjaannya sudah mencapai 95 persen.
"Kalau hitungannya prosentase menurut Pak Dirut sudah 95 persen, jadi tinggal 5 persen. Ini kecil-kecil," kata Anies di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (23/8).
Diharapkan MRT bisa dijadikan salah satu ikon dari Jakarta. Sebab nantinya, lanjut Anies pengoperasian MRT diperkirakan dapat menampung sebanyak 173.000 penumpang.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar akhir Desember 2018 pihaknya akan mulai melakukan trail run atau uji coba operasi MRT rute Lebak Bulus, Jakarta Selatan hingga Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Dia menyebut uji coba tersebut akan dilaksanakan hingga tiga bulan kedepan, yakni Maret 2019. Sehingga langsung dilaksanakan operasional secara komersil.
"Akhir desember kita akan mulai fase yang namanya trail run yang berlangsung sampai dengan bulan Maret," ucap dia.
Lanjut William, nantinya jarak dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI dapat ditempuh selama 30 menit saja dengan rata-rata kecepatan berkisar pada 40-60 km/jam.
"Kalau tadi kecepatan masih rendah, tadi diuji dengan kecepatan maksimum 30km/jam. Kita menempuhnya tadi dengan waktu 1 jam," jelas William.
Reporter: Ika Defianti
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Anies Baswedan jajal MRT dari Lebak Bulus ke Bundaran HI
Anies jajal MRT: Smooth sekali terasa seperti naik eskalator berjalan
Anies janjikan MRT terintegrasi dengan moda transportasi lain, termasuk tarifnya
Imbas proyek MRT, Jalan Panglima Polim Raya menyempit
Ada pembongkaran JPO di Bundaran HI, jalan MH Thamrin ditutup 9 jam
MRT Jakarta butuh 235 tenaga kerja baru, ini kriterianya