Anies Tak Beri Ampun Papan Reklame Ilegal, Langsung Dibongkar
Pernyataan Anies itu menanggapi temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut 290 papan reklame yang tidak berizin alias ilegal. Anies memastikan penertiban reklame akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta.
Pemprov DKI tak akan memberi ampun pada perusahaan pemilik papan reklame yang tidak memiliki izin. Bila terbukti ilegal, reklame akan diturunkan dan dipasang spanduk ‘Pelanggar Pasti Ditindak, Dukung Jakarta Tertib Reklame'.
"Ya pasti ditindak, yang enggak berizin pasti dibongkar. Pokonya jangan khawatir, ada yang melanggar saya tebang," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di kawasan Cipinang, Jakarta Timur (20/12).
Pernyataan Anies itu menanggapi temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut 290 papan reklame yang tidak berizin alias ilegal. Anies memastikan penertiban reklame akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta.
"Akan meningkat dengan adanya penertiban ini kenapa? Karena kemudian kita akan menjangkau lebih banyak lagi," ujar dia.
Sebelumnya, KPK menemukan 290 papan reklame ilegal. Atas temuan itu, Anies mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) untuk bertindak cepat.
"Saya sudah perintahkan ke Pak Faisal (Kepala BPRD) untuk komunikasi (ke KPK)" ucap Anies.
Saat ini, Pemprov DKI sudah menyegel 60 reklame di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Penertiban dilakukan lantaran pemilik bangunan reklame telah habis masa Izin Mendirikan Bangunan–Bangunan Reklame (IMB - BR).
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
PKS: Dukungan Anies ke Prabowo Berdampak Besar, Buat Kubu Jokowi Takut
Anies Dilaporkan ke Bawaslu, PAN Ungkit Kekalahan 'Anak Emas' Jokowi di DKI
Lagi, Anies Baswedan akan Dilaporkan ke Bawaslu Soal Salam Dua Jari
Anies Baswedan: 2 Tahun Lalu Kami Janji Bangun ITF, Alhamdulillah Lunas
Gerindra: Dukungan Anies Baswedan Untuk Prabowo Ditakutkan Kubu Jokowi
Soal Anies Acungkan 2 Jari, Kubu Prabowo Minta Mendagri Berlaku Adil
Saat Kubu Jokowi 'Tersengat' Pernyataan Anies Baswedan