LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Anies soal ormas minta THR: Yang penting tidak boleh ada pemaksaan

Anies soal ormas minta THR: Yang penting tidak boleh ada pemaksaan. Anies mengimbau pengusaha tak perlu takut melapor ke polisi apabila ada ormas meminta THR dengan memaksa. Namun, bila tidak ada yang melanggar maka tidak perlu ada laporan.

2018-05-28 12:40:47
Anies Baswedan
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengingatkan para pengusaha agar melapor polisi apabila terdapat anggota ormas memaksa tunjangan hari raya (THR). Terlebih permintaan THR itu memaksa pengusaha tersebut.

"Yang penting tidak boleh ada pemaksaan. Kalau merasa dipaksa, laporkan saja," kata Anies di SMK 1 Jakarta, Senin (28/5/2018).

Anies mengimbau pengusaha tak perlu takut melapor ke polisi apabila ada ormas meminta THR dengan memaksa. Namun, bila tidak ada yang melanggar maka tidak perlu ada laporan.

Advertisement

"Kalau ada yang merasa itu melanggar hukum ya laporkan. Kalau tidak melanggar hukum, ya apa yang salah. Kalau melanggar hukum laporkan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Darwis M Aji mengungkapkan, alasan ormas membuat surat meminta tunjangan hari raya (THR) kepada pengusaha di Jakarta. Menurut Darwis, ormas meminta THR lantaran ada kerjasama dengan perusahaan tersebut.

"Mereka juga ada take dan givenya, jadi mereka enggak sembarang. Jadi yang udah mereka kenal, yang sudah pernah kerjasama," kata Darwis saat dikonfirmasi, Senin (28/5).

Advertisement

"Mereka bukan ujug-ujug. Jadi saling berkepentingan dan saling butuh lah," ujar Darwis.

Menurut Darwis, ormas cabang Kelapa Gading itu biasanya yang menjaga komplek rumah pengusaha yang meninggalkan rumahnya saat mudik lebaran. Hal tersebut lah yang melatarbelakangi permohonana THR ormas FBR itu.

"Mungkin kan mereka dan komplek itu biasanya lebaran besok kan kosong itu, pada pulang mudik, mungkin teman-teman FBR itu yang jaga kompleks itu," kata dia.

Anggota ormas yang meminta jatah THR itu, lanjut Darwis, bukan berasal dari ormas pusat melainkan cabang atau gardu. Ia memastikan ke depan ormas tersebut tidak lagi meminta-minta THR pada para pengusaha.

"Ke depannya itu mereka mungkin sudah enggak ada lagi (minta-minta), sudah banyak kritik. Dan itu juga kan bukan pengurus pusatnya. Itu kan istilahnya gardu itu ranting lah," kata dia.

Diketahui, media sosial belakangan viral dengan surat dengan kop ormas yang berisi permintaan THR menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah. Dalam surat tersebut tertulis ditujukan kepada para pengusaha.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ketua DPR minta polisi tindak ormas peminta THR
Penjelasan Sri Mulyani soal THR untuk guru dan PNS daerah
Penjelasan Sri Mulyani soal THR untuk guru dan PNS daerah
Pegawai honorer dapat THR, ini penjelasan lengkap Menkeu Sri Mulyani
Ini syarat memperoleh THR bagi pegawai non-PNS
Menkeu Sri Mulyani bantah pemberian gaji ke-13 sarat politik
Pahami 5 tipe pengeluaran ini, agar gaji dan THR tepat sasaran
Anies imbau pengusaha lapor ke polisi jika ormas minta THR

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.