Anies Soal Mendagri Sindir Jakarta Kalah dari Beijing: PR Kita Percepat Transformasi
Anies yakin China juga bentuk gambaran transformasi yang berlangsung selama empat dekade, dan semua itu bisa sukses karena dikerjakan secara konsisten.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, membandingkan Kota Jakarta dengan Kota Shanghai ataupun Beijing, China. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan tanggapannya.
"Pesan penting dari tadi adalah jangan berpikir semua selesai dalam satu sampai dua malam. Tapi kerja yang waktunya panjang," kata Anies di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/11).
Seperti halnya dalam pembangunan infrastruktur. Anies menyebut dalam sebuah proses pembangunan juga memerlukan waktu yang cukup panjang.
Dia yakin China juga bentuk gambaran transformasi yang berlangsung selama empat dekade, dan semua itu bisa sukses karena dikerjakan secara konsisten.
"Tidak usah dilepaskan konteks percakapannya. Konteks percakapannya tentang transformasi, artinya ada pekerjaan rumah bagi kita untuk mempercepat transformasi. Dan ini obyektif saja," ucap dia.
Anies juga mencontohkan soal transformasi transportasi di Jakarta yang saat ini sudah mulai diintegrasikan. Kata dia, pada tahun 2017 jumlah penumpang transportasi publik hanya mencapai 338 ribu.
"Dalam dua tahun berubah hampir 700.000 penumpang. Ini angkanya lompat dua kali lipat dalam dua tahun. Kenapa? Ya karena ada transformasi serius di bidang integrasi transportasi," papar dia.
Jakarta Kayak Kampung
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, membandingkan kondisi DKI Jakarta dengan Beijing dan Shanghai. Menurutnya, ekonomi di negara tersebut berkembang pesat.
Tito kemudian menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengetahui kondisi di negara tersebut. Menurut Tito, Jakarta kini justru kalah dengan Beijing yang dulu seperti kampung.
"Saya yakin Pak Anies sering ke China, ke Beijing-Shanghai. Dulu mungkin ya, ah ini negara (China) dengan Jakarta saja Beijingnya kita lihat sudah seperti kampung. Kalau sekarang kita lihat Jakarta kayak kampung dibandingkan dengan Beijing," kata Tito dalam pidatonya di Munas ke IV APPSI, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2019).
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)