Anies Sebut 150 Ribu Lebih Orang Sudah Daftar PPDB
Ditambahkan Anies, dikarenakan ada proses optimalisasi sistem dia pastikan akan menambah hari pendaftaran PPDB. Kebijakan ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran para orang tua akan sempitnya waktu mendaftar lantaran kendala teknis.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meninjau optimalisasi sistem pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022, di Dinas Pendidikan. Dalam peninjauannya, Anies menyampaikan sudah 150 ribu lebih pengajuan akun mendaftar PPDB.
Jumlah tersebut, katanya, sudah separuh dari diprediksi oleh Dinas Pendidikan yaitu 300 ribu pengajuan akun.
"Pendaftar yang diantisipasi untuk mengikuti PPDB sekitar 300 ribu, sampai dengan tadi pagi angkanya 70 ribu, pada saat ini sekitar jam 09.30 WIB sudah lebih dari 150 ribu," ucap Anies, Selasa (8/6).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meyakini, optimalisasi sistem akan berlangsung cepat. Sehingga proses pendaftaran kembali berjalan.
Ditambahkan Anies, dikarenakan ada proses optimalisasi sistem dia pastikan akan menambah hari pendaftaran PPDB. Kebijakan ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran para orang tua akan sempitnya waktu mendaftar lantaran kendala teknis.
"Apabila kemarin ada gangguan dari sistem kemudian tidak dapat digunakan sementara waktu maka waktu pendaftaran pun akan ditambahkan," jelasnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akhirnya angkat bicara soal masalah dalam situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta yang tak bisa diakses para wali murid siswa bukanlah down.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat sekaligus Ketua Panitia PPDB DKI Jakarta 2021, Slamet menjelaskan bahwa situs PPDB yang dikeluhkan para wali murid itu bukanlah down, tetapi melambat alhasil membuat sulitnya akses untuk pendaftaran.
"Sistem hari ini tidak down tapi mengalami perlambatan," ujar Slamet saat dikonfirmasi, Senin (7/6).
Menurut Slamet, situs mengalami pelambatan karena begitu banyaknya orang yang mencoba mengaksesnya secara bersamaan. Sebab, saat ini PPDB yang dibuka adalah jalur prestasi untuk SMP dan SMA.
"Karena jalur prestasi tidak mengenal zona maka siapapun, dari manapun, sepanjang itu warga DKI yang sudah terdaftar di dalam SIDANIRA ini melakukan pendaftaran pada hari ini," jelasnya.
Dia pun mengakui jika pelambatan ini membuat sejumlah orang tidak bisa mengakses laman PPDB sekarang ini. Namun Slamet mengklaim pihaknya tengah berupaya untuk bisa mengatasi masalah tersebut.
"Tim sedang berupaya untuk mengatasi perlambatan-perlambatan ini, tentunya secara teknis kami sudah siapkan baik peningkatan badwitchnya maupun penambahan-penambahan seperti server dan lain-lain," pungkasnya.
Baca juga:
Optimalisasi Sistem, PPDB Online Jakarta Disetop Sementara Hingga Pukul 12 Siang
PPDB Online Jalur Prestasi SMA/SMK dan SMP di DKI Diperpanjang Sampai 11 Juni
Pemprov DKI Perpanjang PPDB Jalur Prestasi hingga 10 Juni
Situs PPDB Lambat, Disdik DKI Klaim Kapasitas Bandwidth Lebih Besar dari Tahun 2020
Disdik DKI Hentikan Pembuatan Akun Baru PPDB Online hingga Pukul 18.00 WIB
Gangguan Server, PPDB Jalur Prestasi Wilayah Jakarta Diperpanjang Sampai 10 Juni