Anies perintahkan Gedung BEI diaudit malam ini
Audit yang dilakukan sesegera mungkin untuk memastikan kegiatan pasar modal tetap harus berjalan dan untuk memastikan agar investor tidak khawatir terkait kejadian ini.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada jajarannya untuk segera mengaudit gedung Bursa Efek Indonesia (Efek) malam ini. Hal ini paska ambruknya selasar lantai I Gedung BEI. Hasil penyelidikan sementara, Pemprov terakhir kali mengecek kelayakan gedung BEI pada 25 Mei 2017.
"Jadi SLF semua gedung itu ada periodenya, ada pemantauan dan khusus untuk gedung ini itu saya tadi minta untuk dilakukan audit dan saya minta dilakukan segera malam ini," ungkap Anies di Rumah Sakit Siloam Jakarta Selatan, Senin (15/1).
Audit yang dilakukan sesegera mungkin untuk memastikan kegiatan pasar modal tetap harus berjalan dan untuk memastikan agar investor tidak khawatir terkait kejadian ini.
"Jadi jangan sampai kondisi gedungnya membuat khawatir tentang bursa efek di Jakarta. Jadi diaudit dan kita akan pastikan semua gedung-gedung SLFnya dalam kondisi yang valid," ujarnya.
Anies mengungkapkan saat ini Sertifikat Layak Fungsi (SLF) sementara gedung BEI akan berakhir 25 Januari 2018. Dan pihak BEI seharusnya bisa mengajukan untuk perpanjang SLF saat ini. "Bisa mengurus lagi sebelumnya (SLF berakhir 25 Januari)," katanya.
Sementara Kepala PTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan jika pihak BEI sudah mengajukan perpanjangan SLF.
"Sudah mengajukan perpanjangan, tiga hari yang lalu," kata Edy.
Baca juga:
Bersama anjing pelacak, polisi mulai Olah TKP di Gedung BEI
Mezanin BEI runtuh, PII desak pemerintah segera terbitkan PP Keinsinyuran
Pengelola pastikan insiden runtuhnya selasar tak ganggu aktivitas perdagangan di BEI
Pengelola pastikan insiden runtuhnya selasar tak ganggu aktivitas perdagangan di BEI
5 Korban runtuhnya selasar gedung BEI ambrol dipulangkan, 68 masih dirawat
Polisi bantah selasar BEI runtuh karena kerumunan mahasiswa selfie
Selasar BEI tiba-tiba roboh, ini kata pengelola gedung